PENGANTAR BISNIS

POKOK BAHASAN MATA KULIAH

SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2015/2016

BAB I
A. PERUSAHAAN DALAM SISTEM SOSIAL
1. PENGERTIAN PERUSAHAAN
2. PERUSAHAAN SEBAGAI LEMBAGA SOSIAL
3. PERUSAHAAN SEBAGAI SUATU SISTEM
4. LINGKUNGAN PERUSAHAAN
5. PERTANGGUNGJAWABAN SOSIAL PERUSAHAAN
6. ETIKA BISNIS
7. BISNIS INTERNASIONAL
B. SISTEM PEREKONOMIAN
1. MERKANTILISME
2. KAPITALISME
3. KOMUNISME
4. FASISME
5. SOSIALISME
6. DEMOKRASI EKONOMI
C. BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN
1. PEMILIHAN BENTUK PERUSAHAAN
2. PERUSAHAAN PERSEORANGAN
3. FIRMA (Fa)
4. PERSEROAN KOMANDITER (CV)
5. PERSEROAN TERBATAS (PT)
6. PERSEROAN TERBATAS NEGARA (PERSERO)
7. PERUSAHAAN NEGARA UMUM (PERUM)
8. PERUSAHAAN DAERAH (PD)
9. KOPERASI
10. BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN YANG LAIN
D. PEMILIHAN LETAK PERUSAHAAN
1. PENTINGNYA LETAK/LOKASI PERUSAHAAN
2. JENIS LETAK PERUSAHAAN
3. CARA PENENTUAN LETAK PERUSAHAAN
E. PROSEDUR MENDIRIKAN PERUSAHAAN
F. HUBUNGAN PERUSAHAAN DENGAN BANK
1. SISTEM PERBANKAN DI INDONESIA
2. TUGAS DAN FUNGSI BANK
3. PERANAN BANK
4. HUBUNGAN BANK DENGAN PERUSAHAAN SEBAGAI NASABAHNYA

BAB II
G. MANAJEMEN PERUSAHAAN
1. 7AN PERUSAHAAN
2. PERENCANAAN
3. PENGORGANISASIAN
4. PRINSIP-PRINSIP PENGORGANISASIAN
5. DESAIN ORGANISASI
6. PENGARAHAN
7. PENGKOORDINASIAN
8. PENGENDALIAN
H. STRUKTUR ORGANISASI DAN DESKRIPSI PEKERJAAN
1. BENTUK- BENTUK ORGANISASI
2. PENGERTIAN DAN PERANAN ASAS-ASAS ORGANISASI
3. DESKRIPSI PEKERJAAN
I. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
1. PENGERTIAN DAN UNSUSR-UNSUR SIM
2. PERKEMBANGAN KONSEP SIM
3. MANFAAT PENGGUNAAN SIM
4. SUB SISTEM UTAMA DALAM SIM
5. KELEMAHAN PENERAPAN KONSEP SIM DALAM ORGANISASI

BAB III
J. FUNGSI PRODUKSI
1. PERENCANAAN PRODUKSI, LOKASI PABREK, LETAK FASILITAS PRODUKSI DAN LINGKUNGAN KERJA
2. PENGENDALIAN PRODUKSI, TENAGA KERJA DAN BIAYA PRODUKSI
3. PEMELIHARAAN
K. FUNGSI PEMASARAN
1. PENGERTIAN PEMASARAN
2. KONSEP-KONSEP DALAM PEMASARAN
3. PASAR
4. VARIABEL-VARIABEL BAURAN PEMASARAN ( MARKETTING MIX )
5. PEMASARAN PADA PERUSAHAAN JASA
L. FUNGSI KEUANGAN
1. PENDAHULUAN
2. PENGERTIAN PEMBELANJAAN PERUSAHAAN
3. PENGERTIAN MODAL
4. INVESTASI DALAM AKTIVA TETAP
5. RASIO-RASIO KEUANGAN DALAM PERUSAHAAN
6. SUMBER-SUMBER PENAWARAN DANA/MODAL
7. CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN DANA/MODAL
M. FUNGSI PERSONALIA
1. AKTIVITAS-AKTIVITAS PERSONALIA
2. HUBUNGAN INDUSTRIAL

BAB IV
N. AKUNTANSI KEUANGAN
1. PENGERTIAN AKUNTANSI
2. PROSES AKUNTANSI
3. PERSAMAAN AKUNTANSI
4. PENCATATAN AKUNTANSI
5. LAPORAN KEUANGAN
O. AKUNTANSI BIAYA
1. AKUNTANSI BIAYA DAN PENGERTIAN BIAYA
2. TUJUAN AKUNTANSI BIAYA
3. CARA PENGGOLONGAN BIAYA
4. BEBERAPA MASALAH HARGA POKOK PRODUK
5. CARA PENETAPAN HARGA POKOK
P. ANGGARAN PERUSAHAAN
1. PENGERTIAN DAN PERANAN ANGGARAN
2. ANGGARAN KOMPREHENSIF DAN ANGGARAN PARSIAL
3. 7AN DAN KOMPONEN ANGGARAN KOMPREHENSIF
4. TAHAP-TAHAP PENYUSUNAN ANGGARAN
Q. STATISTIK
1. PENDAHULUAN
2. STATISTIK DESKRIPTIF DAN INDUKTIF
3. PENGGUNAAN STATISTIK DALAM PERUSAHAAN
4. LANGKAH-LANGKAH DAN METODE STATISTIK
5. PENGUMPULAN DAN PENYAJIAN DATA STATISTIK
6. DISTRIBUSI FREKUENSI
7. UKURAN TENDENSI PUSAT

DAFTAR KEPUSTAKAAN
Allan M.Rugman, Donald JL.,Laurence DB.,1993, Bisnis Internasional, Jilid 1 dan 2, Pustaka Binaman, Presindo, Jakarta.
Agus Ahyari, 1996, Sistem Perencanaan Produksi, BPFE, Yogyakarta
…….!!!!

PENULIS
ALI FATHONI, MM

BELAJAR ITU PENTING

BELAJAR ITU PENTING

Categories: PENGANTAR BISNIS | Tags: | Tinggalkan komentar

SAMBUTAN PERPISAHAN KKN

Assalamu’alaikum wr. wb.

Kpd yth : Bapak kepala desa medang beserta jajarannya

Kpd yth : Bapak ketua dusun keban, payungan & medang beserta jajarannya

Kpd yth : Bapak-bapak, ibu-ibu, tokoh masyarakat, karang taruna, pemuda pemudi warga desa medang dan mahasiswa/i yang kami banggakan.

Alhamdulillahi robbil ‘alamin, assolatu wassala mu’ala asrofil ambiya I wal mursalin wa ala alihi wasohbihi rosulillahi ajma’in.

Pertama-tama dan yang lebih utama marilah kita memanjatkan puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita semua dapat berkumpul di balai desa ini dalam rangka acara acara perpisahan Mahasiswa KKN Unisla kelompok 16, mudah-mudahan kehadiran kita di sini senantiasa mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Solawat beriring salam marilah kita sampaikan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari zaman jahiliah ke zaman yang penuh penerangan seperti yang kita rasakan saat ini.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada bapak kades beserta jajarannya dan khususnya masyarakat yang telah menerima, membimbing, dan mendukung kami di di desa medang ini untuk belajar langsung terjun ke tengah-tengah masyarakat menjalankan program-program KKN yang mudah-mudahan bermanfaat bagi kita bersama. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada semua warga dusun payungan, keban dan medang, bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi dan adik-adik yang telah mendukung kelancaran kegiatan kami karena tanpa dukungan warga desa kegiatan kami ini tidak akan berjalan dengan baik.

Hadirin yang kami hormati. Selama 21 hari kegiatan KKN kami di desa ini yaitu dari tanggal 01 s/d. 20 agustus 2016, kami menyadari, bahwa kehadiran kami disini belumlah dapat memberikan sumbangsih yang besar terhadap desa ini, tapi mudah-mudahan KKN kami kali ini dapat memberi sedikit perubahan dan warna bila di banding tahun-tahun sebelumnya. Kami sudah berusaha semampu kami, semaksimal mungkin mengerahkan materi, tenaga dan pikiran kami demi desa medang tercinta tercinta, kami mohon maaf apabila selama kami disini ada tingkah laku kami yang kurang sopan ataupun kegiatan kami yang kurang berkenan di hati, sekali lagi kami mohon maaf.

Hadirin yang kami hormati, desa medang sebagai lokasi KKN, memberikan kesan yang baik dan menyenangkan bagi kami, masyarakatnya ramah tamah, rukun dan damai dengan berbagai macam suku bangsa yang saling bekerjasama. Pesan kami saya selaku DPL KKN kepada masyarakat desa medang untuk tetap terus meningkatkan situasi dan kondisi kearah yang lebih baik agar semakin jaya dikemudian hari.. Amin

Demikianlah SALAM PERPISAHAN dari kami, mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan. Saya akhiri Wassalamu’alaikum wr. wb.

IMG-20160802-WA0002

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

PROCESS COSTING

Perhitungan Biaya Proses ( Produk Dalam Proses )

Penentuan biaya proses adalah suatu metode dimana bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik dibebankan ke pusat biaya atau departemen.

Biaya yang dibebankan ke setiap unit produk yang dihasilkan ditentukan dengan membagi total biaya yang dibebankan ke pusat biaya tersebut dengan jumlah unit yang diproduksi pada pusat biaya yang bersangkutan.

 Karakteristik penentuan biaya proses

  1. Aktivitas produksi bersifat terus-menerus
  2. Produksi bersifat masa, dengan tujuan untuk mengisi persediaan yang siap untuk dijual
  3. Produk yang dihasilkan dalam suatu departemen atau pusat biaya relatif homogen dan berdasarkan standar
  4. Biaya dibebankan kesetiap unit dengan membagi total biaya yang dibebankan ke pusat biaya dengan total unit yang diproduksi
  5. Pengumpulan biaya dilakukan berdasarkan periode waktu tertentu.

 

Ekuivalen unit dalam penentuan biaya proses

Unit ekuivalen produksi atau ekuivalen produksi adalah penyetaraan produk dalam proses tersebut menjadi produk jadi.

Terdapat dua metode aliran biaya untuk mengkalkulasi biaya produksi produk dalam proses, dengan perhitungan unit ekuivalen yaitu:

  1. Aliran biaya rata-rata tertimbang

Rumus: Produk selesai + (PDP Akhir x tingkat penyelesaian)

  1. Aliran biaya FIFO

Rumus: Produk selesai + (PDP Akhir x tingkat penyelesaian) – (PDP Awal x tingkat penyelesaian)

 

Contoh:

  1. ABC mempunyai data sebagai berikut:

Persediaan awal PDP                                                              = 1.000 unit

(tingkat penyelesaian: 100% bahan baku, dan 80% biaya konversi)

Produk masuk proses                                                              = 38.200 unit

Produk selesai di transfer                                                        = 38.000 unit

Persediaan akhir PDP                                                             = 1.200 unit

(tingkat penyelesaian: 80% bahan baku, dan 75% biaya konversi)

 

Diminta: Hitung unit ekuivalen produksi menggunakan aliran biaya rata-rata tertimbang dan aliran biaya FIFO

Jawab:

Menggunakan aliran biaya rata-rata:

Rumus : Produk Selesai + (PDP Akhir x tingkat penyelesaian)

1.D1.E

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

LAPORAN BIAYA PRODUKSI

Dalam penentuan biaya proses, semua biaya yang dibebankan ke setiap departemen produksi dapat dikhtisarkan dalam laporan biaya produksi untuk masing-masing departemen.

Laporan biaya produksi memiliki format yang beragam, tetapi minimal memuat informasi sbb:

  1. Skedul kuantitas, memuat informasi produk dalam proses awal, produk masuk proses pada periode bersangkutan, produk selesai yang ditransfer ke departemen berikutnya atau gudang, produk dalam proses akhir, produk hilang, produk cacat, dan produk rusak.
  2. Biaya dibebankan, memuat informasi biaya produk dalam proses awal, biaya yang dibebankan dari departemen sebelumnya, biaya dibebankan periode bersangkutan, unit equivalen dan biaya per unit masing-masing elemen biaya.
  3. Pertanggungjawaban biaya, memuat informasi biaya yang ditransfer ke departemen berikutnya atau gudang, biaya produk yang hilang akhir proses, biaya produk rusak, biaya produk cacat, biaya yang telah diserap produk dalam proses.

Contoh:

  1. PT.TONI adalah perusahaan pengolahan mangga yang dikemas dalam kaleng, pengolahan dilakukan melalui satu tahap pengolahan yaitu melalui departemen pengolahan.

Awal September 2012 perusahaan baru mulai beroperasi, dengan mengolah mangga sebanyak 8.000 kg, pada akhir September 2012 produk selesai yang ditransfer ke gudang sebanyak 7.600 kg, sedangkan yang 400 kg masih dalam proses dengan tingkat penyerapan biaya bahan baku 100%, biaya tenaga kerja 75%, dan biaya overhead pabrik 80%. Biaya yang dikeluarkan untuk mengolah mangga tersebut adalah:

Biaya bahan baku            Rp6.000.000

Biaya tenaga kerja           Rp4.740.000

Biaya FOH                      Rp3.168.000

Diminta:

Susunlah laporan biaya produksi PT. TONI untuk bulan September 2012

1.C

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

CONTOH ANALISIS PERHITUNGAN BOP

CONTOH KASUS

PT. KAMU CANTIK SEKALI membebankan biaya overhead pada produk dengan tarif yang telah ditentukan di muka. Berikut ini budget dan realisasi dari biaya overhead pabrik dalam tahun 2016

1. A

Diminta  :

  1. Berapakah BOP Tetap dan Variabel yang dianggarkan dan yang direalisasikan.
  2. Hitung Tarif BOP Tetap maupun Variabel berdasarkan :
    1. Jam mesin (Rp.) pada kapasitas mesin 75.000 jam mesin.
    2. Biaya bahan baku (%).
    3. Jam kerja langsung (Rp.) pada kapasitas 60.000 jam kerja langsung.
    4. Unit produksi (Rp.) pada kapasitas produksi 750.000 unit.
    5. Biaya tenaga kerja langsung (%).
  3. Menganalisa selisih BOP, jika realisasi kapasitas yang dicapai 70.000 jam mesin.

JAWABAN  KASUS  :

  1.                                          Dianggarkan              Direalisasikan

BOP  Tetap                 Rp. 8.625.000,-           Rp. 8.775.000,-

BOP Variabel              Rp. 9.375.000,-           Rp. 9.300.000,-

  1. a)  Tarif  BOP Tetap       = Rp. 8.625.000,- / 75.000 =  Rp. 115,-

Tarif  BOP Variabel      =  Rp. 9.375.000,- / 75.000 =  Rp. 125,-

b) Tarif  BOP Tetap       =  (8.625.000,- / 15.000.000)  x 100 % =  57,5 %

Tarif  BOP Variabel      =  (Rp. 9.375.000,- / 15.000.000) x 100 % =  62,5 %

c) Tarif  BOP Tetap        = 8.625.000,- / 60.000 =  Rp. 143,75

Tarif  BOP Variabel      = Rp. 9.375.000,- / 60.000  =  Rp. 156,25

d) Tarif  BOP Tetap        =  8.625.000,- / 750.000 =  Rp. 11,50

Tarif  BOP Variabel       =  Rp. 9.375.000,- / 750.000 =  Rp. 12,50

e) Tarif  BOP Tetap        =  (8.625.000,- / 13.000.000) x 100 % =  66,35 %

Tarif  BOP Variabel      = (Rp. 9.375.000,- / 13.000.000)  x 100 % =  72,12 %

3. Hasil analisa selisih BOP sbb :

1.B

CONTOH HASIL PERHITUNGAN BOP MAS DOSEN ALI FATHONI

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

DAFTAR 10 PRODUK UTAMA DI INDONESIA

DAFTAR 10 PRODUK UTAMA INDONESIA

1. Udang
Negara tujuan ekspor :
Japan, Hong Kong, China, Singapore, Malaysia, Australia, Taiwan, Thailand, South Korea, Vietnam, USA, Belgium, England, Spain, French, Canada, Dutch, Italy, German.Japan, Hongkong, Cina, Singapore, Malaysia, Australia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, USA, Belgia, Inggris, Spanyol, Prancis, Kanada, Belanda, Itali, Jerman

2. Kopi
Negara tujuan ekspor :
Brazil, Spain, Italy, Turk, Argentina, USA, England, India, China, Thailand, Japan, Vietnam, Pakistan, Malaysia, Hong Kong, Sri Lanka, Bangladesh, I gypt, Iran.

3. Minyak Kelapa Sawit
Negara tujuan ekspor :
India, China, Malaysia, Pakistan, Singapore, Banglades, Vietnam, Yordania, Tanzania, Afrika Selatan, Mesir, Iran, Mozambik, Jerman, Spanyol, Itali, Turki, Rusia, USA.

4. Kakao
Negara tujuan ekspor :
Malaysia, Singapore, Thailand, China, India, Japan, Philippine, Taiwan, Sri Lanka, USA, Brazil, Canada, German, Dutch, Russia, Swiss, Belgium, England, Moli.Malaysia, singapur

5. Karet dan Produk Karet
Negara tujuan ekspor :
Japan, Malaysia, Philippine, Australia, Thailand, Singapore, Hong Kong, Taiwan, Sri Lanka, South Korea, USA, England, German, Belgium, Italy, Dutch, Canada, PCA, Saudi Arabia, Egypt.

6. TPT
Negara tujuan ekspor :
USA, England, German, Panama, Italy, Canada, Mexico, Dutch, Spain, French, Japan, Australia, Singapore, Hong Kong, Sri Lanka, South Korea, PCA, Saudi Arabia, Ethiopia, Nigeria, Kenya, Tunisia, Sudan.

7. Alas Kaki
Negara tujuan ekspor :
USA, Belgium, England, French, Italy, German, Mexico, Spain, Canada, Chili, Panama, Turk, Japan, Malaysia, Thailand, South Korea, Australia, China, Hong Kong.

8. Elektronika
Negara tujuan ekspor :
Japan, Taiwan, South Korea, China, Malaysia, Hong Kong, Australia, Singapore, Thailand, Vietnam, German, Dutch, Italy, Belgium, Poland, USA, England, Denmark, French, Yunani.

9. Komponen Kendaraan Bermotor
Negara tujuan ekspor :
USA, French, England, German, China, Malaysia, Vietnam, Australia, Hong Kong, Japan, Singapore, Thailand, Sri Lanka, India, Pakistan, Philippine, USA, Canada, Belgium, Turk, PEA, South Africa, Iran, Saudi Arabia.

10. Furniture
Negara tujuan ekspor :
USA, French, England, Dutch, Belgium, Spain, German, Italy, Canada, Denmark, Sweden, Japan, Australia, Malaysia, Singapore, South Korean, Taiwan, China, PPCA, South Africa.
DAFTAR 10 PRODUK POTENSIAL INDONESIA

1. Handicraft
Negara tujuan ekspor :
Australia, Japan, Singapore, Hong Kong, South Korea, PCA, Nigeria, South Africa, Saudi Arabia, USA, England, German, French, Italy, Spain, Dutch, Canada, Belgium,.

2. Fish and Fish Product
Negara tujuan ekspor :
Australia, Japan, Singapore, China, Malaysia, Taiwan, Hong Kong, Thailand, South Korea.

3. Medical Herbs
Negara tujuan ekspor :
Australia, Taiwan, Singapore, India, Hong Kong, Japan, Malaysia, China, South Korea, Saudi Arabia, PCA, French, German, USA, Russia, Dutch.

4. Leather and Leather Product
Negara tujuan ekspor :
Hong Kong, Vietnam, Singapore, China, Thailand, India, Japan, South Korea, Malaysia, Taiwan, South Africa, I gypt, United of I mirate Arabs, Italy, USA, German, Norway, Spain, England, Brazil.

5. Processed Food
Negara tujuan ekspor :
Singapore, Japan, Malaysia, Philippine, Hong Kong, India, Cambodia, Thailand, Taiwan, Australia, Vietnam, South Korea.

6. Jewellery
Negara tujuan ekspor :
Singapore, Hong Kong, Australia, Japan, PCA, USA, German, England, Italy, Spain.

7. Essential Olls
Negara tujuan ekspor :
Singapore, Malaysia, Thailand, Philippine, Japan, Vietnam, China, Hong Kong, Taiwan, India, Pakistan, PCA, Saudi Arabia, Yemen, Nigeria, Kenya, USA, French, England, Swiss, Spain, Dutch.

8. Spices
Negara tujuan ekspor :
Singapore, United of I mirate Arabs, Morocco, Algeria, Tunisia, USA, Dutch, Brazil, German, Belgium.

9. Stationary non Paper
Negara tujuan ekspor :
Singapore, Australia,  Malaysia, Thailand, Hong Kong, Japan, New Zealand, Saudi Arabia, Iran, United of I mirate Arabs, USA, German, Belgium, England Mexico, Colombia, Sweden.

10. Medical Instrument and Appliances
Negara tujuan ekspor :
Japan, China, Singapore, Pakistan, Malaysia, Hong Kong, Samoa, Maldives, India, Saudi Arabia, United of I mirate Arabs, Kuwait, Qatar, German, USA, Swiss, Dutch, Andorna.

DAFTAR 3 PRODUK JASA

1. IT (Information Technology)
Web Design, Animasi,Graphic, Design, MIS, dll.

2. Labour
Skills Labor, Tourism, Tradisional Spa, Cultural (franchise)

3. Design
Kreatif Design, Art, Arsitek, Konstruksi, Desain Interior

KEMENTRIAN PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Pengaruh cara mendidik dosen terhadap mahasiswa

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Pendidikan di Indonesia saat ini tergolong jauh diatas rata-rata. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut adalah cara mendidik pendidik seperti guru dan dosen terhadap anak didiknya, juga kurangnya kesadaran para pelajar tentang pentingnya pendidikan. Saat ini masih banyak pelajar yang hanya menjalankan rutinitas sehari-hari tetapi ketika tiba di sekolah/kampus hanya sekedar nongkrong bersama teman-temannya.

Cara mendidik pun menjadi hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Terdapat perbedaan cara mendidik antara dosen dan guru. Guru mendidik pelajar/siswa yang kisaran umurnya antara 5-17 tahun, dimana dalam rentan umur tersebut merupakan proses seorang anak/siswa mencari kepribadian atau jati diri mereka. Hal inilah yang membuat guru bekerja lebih ekstra dalam proses mendidik.

Lain halnya dengan dosen, dimana yang dihadapi adalah mereka yang berumur 17 tahun ke atas. Mereka yang berumur >17 adalah mereka yang akan menuju kedewasaan. Sehingga telah memiliki “mind set” atau pola pikir yang mandiri, dimana mereka sudah bisa mengatur diri sendiri dan tahu mana yang penting dan tidak penting bagi mereka.

Inilah yang menyebabkan proses pembelajaran mahasiswa di dalam kelas berbeda. Karena mahasiswa terkadang lebih mengikuti “mood” mereka. Jika “mood” mereka sedang turun mereka cenderung malas tidak memperhatikan materi yang diberikan dosen atau bahkan tidak mengikuti kuliah (bolos).

Disinilah peran dosen diperlukan dalam membangun “mood” mahasiswa. Seperti apa metode yang digunakan dosen dalam memberi motivasi kepada mahasiswa dan cara yang digunakan untuk mendidik agar mahasiswa tidak bosan dalam mengikuti perkuliahan.

1.1. Masalah Pokok

Berdasarkan latar belakang diatas, maka masalah pokok pada penelitian ini adalah :

Pengaruh metode yang digunakan dosen dalam memberi materi perkuliahan terhadap mahasiswa.

1.2. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

1.3.1. Tujuan Penelitian ini adalah :

1) Untuk mengetahui metode dosen memberi kuliah yang baik

2) Untuk mengetahui kebiasaan mahasiswa dalam perkuliahan

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Beberapa Definisi Mengenai Pendidikan

Beberapa definisi mengenai pendidikan dapat dikemukakan di bawah ini :

M.J. Langeveld (1995) :

1) Pendidikan merupakan upaya manusia dewasa membimbing manusia yang belum dewasa kepada kedewasaan.

2) Pendidikan ialah usaha menolong anak untuk melaksanakan tugastugas hidupnya, agar bisa mandiri, akil-baliq, dan bertanggung jawab secara susila.

3) Pendidikan adalah usaha mencapai penentuan-diri-susila dan tanggung jawab.

Stella van Petten Henderson :

Pendidikan merupakan kombinasai dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial.

Kohnstamm dan Gunning (1995) :

Pendidikan adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan-diri dan penetuan-diri secara etis, sesuai denga hati nurani.

John Dewey (1978) :

Aducation is all one with growing; it has no end beyond itself. (pendidikan adalah segala sesuatu bersamaan dengan pertumbuhan; pendidikan sendiri tidak punya tujuan akhir di balik dirinya).

H.H Horne :

Dalam pengertian luas, pendidikan merupakan perangkat dengan mana kelompok sosial melanjutkan keberadaannya memperbaharui diri sendiri, dan mempertahankan ideal-idealnya.

Encyclopedia Americana (1978) :

Pendidikan merupakan sebarang proses yang dipakai individu untuk memperoleh pengetahuan atau wawasan, atau mengembangkan sikap-sikap ataupun keterampilan-keterampilan.

Pendidikan adalah segala perbuatan yang etis, kreatif, sistematis dan intensional dibantu oleh metode dan teknik ilmiah, diarahkan pada pencapaian tujuan pendidikan tertentu. Dari pelbagai definisi tersebut di atas dapat kita kita simpulkan bahwa pendidikan merupakan gejala insani yang fundamental dalam kehidupan manusia untuk mengantarkan anak manusia ke dunia peradaban. Pendidikan juga merupakan bimbingan eksistensial manusiawi dan bimbingan otentik, agar anak belajar mengenali jatidirinya yang unik, bisa bertahan hidup, dan mampu memiliki, melanjutkanmengembangkan warisan-warisan sosial generasi yang terdahulu.

2.2. Tujuan dan Proses Pendidikan

Tujuan pendidikan memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar, dan indah untuk kehidupan. Karena itu tujuan pendidikan memiliki dua fungsi yaitu memberi arah kepada segenap kegiatan pendidikan dan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh segenapkegiatan pendidikan. Sebagai suatu komponen pendidikan, tujuan pendidikan menduduki posisi penting diantara komponen-komponen pendidikan lainnya. Dapat dikatakan bahwa seluruh komponen dari seluruh kegiatan pendidikan dilakukan sematamata terarah kepada atau ditujukan untuk pencapaian tujuan tersebut.

Dengan demikian maka kegiatan-kegiatan yang tidak relevan dengan tujuan tersebut dianggap menyimpang, tidak fungsional, bahkan salah, sehingga harus dicegah terjadinya. Di sini terlihat bahwa tujuan pendidikan itu bersifat normatif, yaitu mengandung unsur norma yang bersifat memaksa, tetapi tidak bertentangan dengan hakikat perkembangan peserta didik serta dapat diterima oleh masyarakat sebagai nilai hidup yang baik. Sehubungan dengan fungsi tujuan yang sangat penting itu, maka suatu keharusan bagi pendidik untuk memahaminya. Kekurangpahaman pendidik terhadap tujuan pendidikan dapat mengakibatkan kesalahpahaman di dalam melaksanakan pendidikan. Gejala demikian oleh Langeveld disebut salah teoritis (Umar Proses pendidikan merupakan kegiatan memobilisasi segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. Bagaimana proses pendidikan itu dilaksanakan sangat menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan pendidikan. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi, yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya. Kedua segi tersebut satu sama lain saling tergantung. Walaupun komponen-komponennya cukup baik, seperti tersedianya prasarana dan sarana serta biaya yang cukup, juga ditunjang dengan pengelolaan yang andal maka pencapaian tujuan tidak akan tercapai secara optimal. Demikian pula bila pengelolaan baik tetapi di dalam kondisi

serba kekurangan, akan mengakibatkan hasil yang tidak optimal.

2.3. Unsur-Unsur Pendidikan

Proses pendidikan melibatkan banyak hal, yaitu :

1) Subjek yang dibimbing (peserta didik).

Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. Pandangan modern cenderung menyebut demikian oleh karena peserta didik (tanpa pandang usia) adalah subjek atau pribadi yang otonom, yang ingin diakui keberadaannya. Selaku pribadi yang memiliki ciri khas dan otonomi, ia ingin mengembangkan diri (mendidik diri) secara terus menerus guna memecahkan masalah-masalah hidup yang dijumpai sepanjang hidupnya.

2) Orang yang membimbing (pendidik).

Pendidik ialah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan yaitu orang tua, guru, pemimpin program pembelajaran, pelatihan, dan masyarakat/organisasi.

3) Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif).

Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antar peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan memanifulasikan isi, metode serta alat-alat pendidikan.

4) Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan).

Tujuan pendidikan bersifat abstrak karena memuat nilai-nilai yang sifatnya abstrak. Tujuan demikian bersifat umum, ideal, dan kandungannya sangat luas sehingga sulit untuk dilaksanakan di dalam praktek. Sedangkan pendidikan harus berupa tindakan yang ditujukan kepada peserta didik dalam kondisi tertentu, tempat tertentu, dan waktu tertentu dengan menggunakan alat tertentu.

5) Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan).

Dalam sistem pendidikan persekolahan, materi telah diramu dalam kurikulum yang akan disajikan sebagai sarana pencapaian tujuan. Materi ini meliputi materi inti maupun muatan lokal. Materi inti bersifat nasional yang mengandung misi pengendalian dan persatuan bangsa. Sedangkan muatan lokal nisinya mengembangkan kebhinekaan kekayaan budayasesuai dengan kondisi lingkungan.

6) Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode).

Alat dan metode pendidikan merupakan dua sisi dari satu mata uang. Alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan.

7) Tempat peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan).

Lingkungan pendidikan biasa disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga, sekolah dan masyarakat.

2.4. Proses Belajar-Mengajar

Proses belajar-mengajar meliputi banyak hal sebagaimana yang dikemukakan oleh Adams & Decey dalam Basic Principles Of Student Teaching, antara lain guru sebagai pengajar, pemimpin kelas, pembimbing, pengatur lingkungan, partissipan, ekspeditor, perencana, suvervisor, motivator, penanya, evaluator dan konselor.

1) Guru sebagai demonstrator

Melalui peranannya sebagai demonstrator, lecturer, atau pengajar, guru hendaknya senantiasa menguasai bahan atau materi pelajaran yang akan diajarkannya serta senantiasa mengembangkannya dalam arti meningkatkan kemampuannya dalam hal ilmu yang dimilikinya karena hal ini akan sangat menetukan hasil belajar yang dicapai oleh siswa. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh guru ialah bahwa ia sendiri adalah pelajar. Ini berarti bahwa guru harus belajar terus-menerus. Dengan carademikian ia akan memperkaya dirinya dengan berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal dalam melaksanakan tugasnya sebagai demonstratorsehingga mampu memperagakan apa yang diajarkannya secara didaktis. Maksudnya ialah agar apa yang disampaikannya itu betul-betul dimiliki oleh anak didik.

2) Guru sebagai mediator dan fasilitator

Sebagai mediator guru hendaknya memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media pendidikan karena media pendidikan merupakan alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajarmengajar.

Dengan demikian jelaslah bahwa media pendidikan merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian integral demi berhasilnya proses pendidikan. Sebagai fasilitator guru hendaknya mampu mengusahakan sumber belajar yang kiranya berguna serta dapat menunjang pencapaian tujuan dan proses belajarmengajar, baik yang berupa narasumber, buku teks, majalah ataupun surat kabar.

3) Guru sebagai evaluator

Dalam dunia pendidikan, setiap jenis pendidikan atau bentuk pendidikan pada waktu-waktu tertentu selama satu periode pendidikan akan diadakan evaluasi, artinya pada waktu-waktu tertentu selama satu periode pendidikan tadi orang selalu mengadakan penilaian terhadap hasil yang telah dicapai, baik oleh pihak terdidik maupun oleh pendidik. Penilaian perlu dilakukan, karena dengan penilaian guru dapat mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan, penguasaan siswa terhadap pelajaran, serta ketepatan atau keefektifan metode mengajar.

2.5. Peran Pendidik Dalam Dunia Pendidikan

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 Bab I Pasal 1 ayat 5 bahwa tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. Sedangkan menurut ayat 6 Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Proses belajar/mengajar adalah fenomena yang kompleks. Segala sesuatunya berarti, setiap kata, pikiran, tindakan, dan asosiasi dan sampai sejauh mana kita mengubah lingkungan, presentasi dan rancangan pengajaran, sejauh itu pula proses belajar berlangsung (Lozanov, 1978).

Dalam hal ini pengaruh dari peran seorang pendidik sangat besar sekali. Dimana keyakinan seorang pendidik atau pengajar akan potensi manusia dan kemampuan semua peserta didik untuk belajar dan berprestasi merupakan suatu hal yang penting diperhatikan. Aspek-aspek teladan mental pendidik atau pengajar berdampak besar terhadap iklim belajar dan pemikiran peserta didik yang diciptakan pengajar. Pengajar harus mampu memahami bahwa perasaan dan sikap peserta didik akan terlihat dan berpengaruh kuat pada proses belajarnya. (Bobbi DePorter : 2001)

Proses pendidikan merupakan totalitas ada bersama pendidik bersamasama dengan anak didik; juga berwujud totalitas pengarahan menuju ke tujuan pendidikan tertentu, disamping orde normatif guna mengukur kebaikan dan kemanfaatan produk perbuatan mendidik itu sendiri. Maka perbuatan mendidik dan membentuk manusia muda itu amat sukar, tidak boleh dilakukan dengan sembrono atau sambil lalu, tetapi benar-benar harus dilandasi rasa tanggung jawab tinggi dan upaya penuh kearifan. Barang siapa tidak memperhatikan unsur tanggung jawab moril serta pertimbangan rasional, dan perbuatan mendidiknya dilakukan tanpa refleksi yang arif, berlangsung serampangan asal berbuat saja, dan tidak disadari benar, maka pendidik yang melakukan perbuatan sedemikian adalah orang lalai, tipis moralnya, dan bisa berbahaya secara sosial. Karena itu konsepsi pendidikan yang ditentukan oleh akal budi manusia itu sifatnya juga harus etis. Tanpa pertanggungjawaban etis ini perbuatan tersebut akan membuahkan kesewenangwenangan terhadap anak-didiknya.

Peran seorang pengajar atau pendidik selain mentransformasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya kepada anak didik juga bertugas melakukan pembimbingan dan pelatihan serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. Hal ini sesuai dengan UU Republik Indonesia No. 20 Pasal 39 ayat 2. Di samping itu merupakan suatu keharusan bagi setiap pendidik yang bertanggung jawab, bahwa di dalam melaksanakan tugasnya harus berbuat dalam cara yang sesuai dengan keadaan peserta didik Di mana selain peran yang telah disebutkan di atas, hal yang perlu dan penting dimiliki oleh pendidik yaitu pendidik harus mengetahui psikologis mengenai peserta didik. Dalam proses pendidikan persoalan psikologis yang relevan pada hakikatnya inti persoalan psikologis terletak pada peserta didik, sebab pendidikan adalah perlakuan pendidik terhadap peserta didik dan secara psikologis perlakuan pendidik tersebut harus selaras mungkin dengan keadaan peserta didik. (Sumardi Suryabrata : 2004)

B A B III

METODE PENELITIAN

3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di Universitas Hasanuddin Makassar, dimana objek penelitian ini adalah Mahasiswa jurusan Matematika Fakultas MIPA. Adapun waktu penelitian dan penyusunan laporan diperkirakan selama 2 (dua) minggu.

3.2. Metode Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sebagai berikut :

  1. Penelitian pustaka, dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari literatur dan bahan pustaka lainnya yang berkaitan dengan topik dan masalah yang dibahas dengan internet sebagai sumbernya.
  2. Penelitian Lapang, dimana pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada objek penelitian, dalam hal ini adalah mahasiswa khususnya Jurusan Matematika FMIPA Unhas

B A B IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  1. 1 HASIL PENELITIAN

Berikut adalah tabel dari Hasil Kuisioner dan Tabel yang telah disederhanakan untuk data Pivot table.

PIVOT TABLE

  1. 2 PEMBAHASAN

Dari hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa :

  1. 67% mahasiswa yang merasa mudah dalam menerima pelajaran adalah tergantung. Mahasiswa mengakui, ketergantungan mereka dalam menerima perkuliahan adalah bagaimana cara dosen membawakan materi tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan 52% mahasiswa memilih cara mendidik dosen kurang baik, sehingga 43% diantara mereka sulit mengerti dengan materi yang dijelaskan, sehingga 36%% mahasiswa jarang mempertanyakan hal yang tidak mereka mengerti yang disebabkan tidak mengertinya materi yang diberikan sejak awal.
  2. Sebanyak 52% mahasiswa kurang setuju jika dosen mengadakan ujian secara tiba-tiba. Jika itu terjadi, 67% mahasiswa mengakui biasanya mencontek pada saat ujian.
  3. Terdapat 38% mahasiswa yang biasanya ketiduran pada saat proses pembelajaran.
  4. Persentase mahasiswa yang mengalami strees dengan mata kuliahnya, yaitu; 54% menjawab “Ya”, 20% menjawab “Tidak”, dan 26% menjawab “Jarang”
  5. Hanya 40% mahasiswa yang aktif dalam perkuliahan, 27% mengakui kurang aktif karena punya masalah, 32% karena tidak mengerti, dan 41% tidak percaya diri.

B A B V

PENUTUP

V.1 KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan,mengenai metode dosen dalam memberikan mata kuliah terhadap mahasiswa yang perlu sedikit dirubah. Misalnya, dengan lebih memperhatikan mahasiswanya dalam proses pembelajaran di ruang kuliah. Karena data menunjukkan, rata-rata diantara mereka sulit mengerti dengan cara dosen mengajar dan mahasiswa juga sering ketiduran pada saat menerima materi. Akan tetapi, tidak sepenuhnya kesalahan itu dari pendidik, dalam hal ini dosen. Karena tidak jarang kita menemukan mahasiswa yang datang kuliah hanya sekedar bermain-main saja. Untuk itu, agar proses pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama, diharapkan kepada semua pihak, khususnya dosen dan mahasiswa, untuk dapat bertanggungjawab terhadap hak dan kewajibannya masing-masing agar tercipta mutu pendidikan yang lebih baik.

V.2 SARAN

Sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan, maka penulis ingin memberikan sedikit saran mengenai cara belajar kita sebagai mahasiswa yang harus dirubah. Mengingat kita bukanlah siswa yang harus selalu diberi petunjuk dan arah, meskipun kita tergolong baru dengan sebutan seorang mahasiswa, tetapi bukan menjadi penghalang untuk kita menjadi betul-betul seorang mahasiswa. Karena itulah kita harus lebih banyak belajar menjadi mahasiswa yang pola pikirnya telah menuju kedewasaan yang artinya telah mampu membawa dan mengatur diri untuk melakukan hal-hal yang penting yang bermanfaat bagi diri sendiri dan juga orang lain.

 

By : Ali fathoni

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Break Event Point ( BEP )

Analisa Break Event Point (BEP) adalah titik dimana perusahaan belum memperoleh keuntungan tetapi juga tidak dalam kondisi rugi. Atau BEP merupakan suatu teknik analisa untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, keuntungan dan volume aktivitas. Masalah BEP baru akan muncul dalam perusahaan apabila perusahaan tersebut mempunyai Biaya Variabel dan Biaya Tetap. Suatu perusahaan dengan volume produksi tertentu dapat menderita kerugian dikarenakan penghasilan penjualannya hanya mampu menutup biaya variabel dan hanya bisa menutup sebagian kecil biaya tetap.

Contribution Margin adalah selisih antara penghasilan penjualan dan biaya variabel, yang merupakan jumlah untuk menutup biaya tetap dan keuntungan. Perusahaan akan memperoleh keuntungan dari hasil penjualannya apabila kontribusi marginnya lebih besar dari biaya tetap, yang berarti total penghasilan penjualan lebih besar dari total biaya.

BEP ditinjau dari konsep kontribus margin menyatakan bahwa volume penjualan dimana kontribusi margin sama besarnya dengan total biaya tetapnya.

Manfaat Analisis Break Even Point (Titik Impas)

–          Jumlah penjualan minimal harus dipertahankan agar perusahaan tidak mengalami kerugian;

–          Jumlah penjualan yang harus dicapai untuk memperoleh keuntungan tertentu;

–          Seberapa jauhkah yang harus dicapai untuk memperoleh keuntungan tertentu;

–          Seberapa jauhkah berkurangnya penjualan agar perusahaan tidak menderita rugi

–          Untuk mengetahu bagaimana efek perubahan harga jual biaya dan volume penjualan terhadap keuntungan yang diperoleh.

Asumsi dasar dalam analisa BEP antara lain :

  1. Biaya dapat diklasifikasikan kedalam kompunen biaya variabel dan biaya tetap;
  2. Total biaya variabel berubah secara proporsional dengan volume produksi atau penjualan, sedangkan total biaya variabel per unit tetap konstan.
  3. Total biaya tetap tidak mengalami perubahan, meskipun ada perubahan volume produksi atau penjualan, sedangkan biaya tetap / unit akan berubah karena adanya perubahan volume kegiatan.
  4. Harga jual per unit tidak akan berubah selama periode melakukan analisa
  5. Perusahaan hanya membuat dan menjual satu jenis produk. Jika membuat dan menjual lebih dari satu jenis produk, maka perbandingan penghasilan penjualan antara masing-masing produk (disebut sebagai Sales Mix) akan tetap konstan.
  6. Kapasitas produksi pabrik relatif konstan
  7. Harga faktor produksi relatif konstan
  8. Efisiensi produksi tidak berubah
  9. Perubahan padapersediaan awal dan akhir jumlhanya tidak berarti
  10. Volume merupakan faktor satu-satunya yang mempengaruhi biaya.

BEP dapat ditentukan dengan beberapa cara :

  1. Pendekatan grafik

 

BEP terjadi pada titik persilangan antara garis penghasilan penjualan dan garis total biaya.

  1. Metode Trial Error
  2. Pendekatan Matematis

Rumusnya adalah :

  1. BEP (unit) = Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).
  2. BEP (Rp) = Total Biaya Tetap / (1- (Total biaya avriabel / total hasil penjualan)

Margin of safety adalah batas keamanan yang menyatakan sampai seberapa jauh volume penjualan yang dianggarkan boleh turun agar perusahaan tidk menderita rugi atau dengan kata lain, batas maksimum penurunan volume penjualan yang dianggarkan, yang tidak mengakibatkan kerugian.

MS = (Budget Sales – BEP) / Budget Sales

Budget Sales adalah jumlah penjualan yang telah ditargetkan

Contoh Soal :

  1. Rencana penjualan tahun 2000 meliputi kedua jenis produk adalah sbb :
  2. Penjualan

Nama Produk

Jumlah Unit

Harga /unit

Total

Produk A

15.000

Rp 1.000,-

Rp 15.000.000

Produk B

10.000

Rp 750,-

Rp 7.500.000

Biaya Variabel Produk A

15.000

Rp 500

Rp 7.500.000

Biaya variabel Produk B

10.000

Rp 300

Rp 3.000.000

Biaya Tetap keseluruhan Rp 5.000.000 setahun.

Dengan data tersebut saudara diminta untuk :

  1. Menentukan BEP perusahaan secara keseluruhan dalam Rupiah
  2. Menentukan BEP produk A dalam unit
  3. Menentukan BEP produk B dalam unit

Jawaban :

  1. Menentukan BEP perusahaan secara keseluruhan dalam Rupiah

Rumus :

 BEP (Rp) = Total Biaya Tetap / (1- (Total biaya variabel / total penjualan)

BEP = 5.000.000 / (1- (7.500.000+3.000.000) / (15.000.000+7.500.000)

BEP = 5.000.000 / (1 – 0.47)

BEP = 5.000.000 / 0.53

BEP = Rp 9.433.962,26 dibulatkan Rp 9.433.962,-

  1. Menentukan BEP produk A dalam unit

Rumus :

BEP (unit) Produk A

= Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).

BEP = 5.000.000 / (1.000 – 500)

BEP = 10.000 unit

  1. Menentukan BEP produk B dalam unit

Rumus :

BEP (unit) Produk B

= Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).

BEP = 5.000.000 / (750 – 300)

BEP = 11.111,11 unit dibulatkan 11.111 unit

  1. Sebuah perusahaan menjual 100.000 buah hasil produksinya dengan harga Rp 20,-/buah. Biaya variabel per buah barang adalah Rp 14,- (yang Rp 11,- adalah biaya produksinya dan sisanya adalah biaya pemasaran). Biaya tetap, terjadinya secara merata jumlahnya Rp 792.000 (yang Rp 500.000,- biaya produksi dan lainnya adalah biaya pemasaran.

Saya bantu buatkan tabel angka –nya untuk memudahkan mengerjakan :

Total Unit

Harga Jual / unit

Biaya Variabel/unit

B.adm & pemsran

100.000

Rp 20

Rp 11

Rp 3/unit

Biaya Tetap

Rp 500.000

Rp 292.000

Note :

Menurut Wikipedia biaya tetap adalah pengaluran yang tidak berubah sebagai fungsi dari aktivitas suatu bisnis dalam periode yang sama. Dan biaya Variabel adalah biaya berkaitan dengan volume (dan dibayar per barang/jasa yang diproduksi). Dalam contoh diatas B. Adsministrasi dan pemasaran ada yang dimasukkan ke unsur variabel dan sebagian masuk ke biaya tetap. Penggolongan itu berdasarkan timbul dan besarnya pada masing-masing unsur.

Pertanyaan :

  1. Tentukan BEP / rupiah dan unit
  2. Menghitung berapa buah barang yang harus dijual agar perusahaan untung Rp 90.000,-

Jawaban :

  1. Tentukan BEP dalam unit

Rumus :

BEP (unit) = Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).

BEP = 792.000 / (20 – 14)

BEP = 792.000 / 6

BEP = 132.000 unit

Tentukan BEP dalam rupiah

Rumus :

BEP (Rp) =

Total Biaya Tetap / (1- (Total biaya variabel / total hasil penjualan)

BEP = 792.000 / (1 – (1.400.000/2.000.000)

BEP = 792.000 / 0.3

BEP = Rp 2.640.000,-

  1. Menghitung berapa buah barang yang harus dijual agar perusahaan untung Rp 90.000,-.

LABA = HARGA JUAL – TOTAL BIAYA

90.000 = X – (b. Variabel  + biaya tetap)

90.000 = x – (1.400.000 + 792.000)

90.000 = x – 2.192.000

X = 2.192.000 + 90.000

X = Rp 2.282.000,-

Jadi harga jualnya Rp 2.282.000,-.

PENGEMBANGAN FORMULA BEP (BREAK EVEN POINT)

BEP  >>>>> TR = TC

Dimana :

TR =  Total Revenue

TC = Total Cost

Pengembangannya dengan membentuk persamaan linier sederhana dibawah ini :

TR = TC

TR – TC = 0

Langkahnya adalah sbb :

  1. Menurunkan rumus TR

TR = Harga per unit x Qty

  1. Menurunkan Rumus TC

TC = VC + FC

Dimana :

VC = Variabel Cost (Biaya Variabel)

FC  = Fixed Cost (biaya Tetap)

TC = VC + TC

TC = (Qty + Unit Variabel cost) + Fix Cost

  1. Membuat persamaan Linier

TR – TC = 0

(Harga per unit x Qty) – ((Qty + Unit Variabel cost) + Fix Cost) = 0, ATAU

(Harga per unit x Qty) – (Qty + Unit Variabel cost) – + Fix Cost = 0

Qty x (Harga per unit – Unit Variabel cost) = Fixed Cost

Keterangan :

Q (Quantity ) adalah jumlah barang yang akan dijual, yang dalam perusahaan manufaktur tentunya diproduksi terlebih dahulu;

R (Revenue ) adalah pendapatan, yang dalam perusahaan manufaktur biasanya didominasi oleh Sales, yang mana Sales (penjualan) adlah jumlah terjual (Qty x Unit produk yang terjual);

Unit Price (harga per unit) adalah harga per unit dari barang yang akan dijual;

VC (Variabel Cost) adalah cost yang timbul akibat diproduksinya suatu barang, artinya segala yang cost yang terjadi untuk memproduksi suatu barang. Seperti sebelumnya “Variabel Cost” akan berubah-ubah mengikuti jumlah produk yang akan diproduksi. Semakin banyak yang diproduksi semakin besar juga biaya variabelnya, begitu juga sebaliknya.

Jika kita lihat pada Laporan Laba Rugi , Variabel Cost akan tergolong ke dalam kelompok “Cost of Good Sales”, atau Harga pokok penjualan. Yang pada perusahaan manufaktur umumnya terdiri dari :

–          Bahan Baku (Raw Material);

–          Bahan penolong ;

–          Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) atau Direct Labour Cost

–          BOP (Overhead Pabrik) yang biasanya terdiri dari penyusutan Gedung Pabrik, Penyusutan Mesin yang menggunakan unit production output, Maintenance, Listrik, pengiriman dll

–          Unit Variabel Cost adlah besarnya variabel cost yang ditimbulkan untuk membuat satu unit produk tertentu, yang besarnya diperoleh dengan cara membagi total variabel cost (Variabel Cost) dengan jumlah product yang dibuat (Qty).

–          Fixed Cost adalah cost yang akan terjadi akibat penggunaan sumber daya tertentu yang penggunaannya tanpa dipengaruhi oleh banyak sedikitnya produk yang diproduksi.

Misalnya adalah Biaya operasional seperti payroll dan biaya perlengkapan kantor, biaya sewa, dan biaya penyusutan dan amortisasi yang menggunakan metode garis lurus.

KETERBATASAN ANALISIS BREAL EVEN POINT

BEP dapat dirasakan manfaatnya apabila titik BEP dapat dipertahankan selama periode tertentu. Keadaan ini dipertahankan apabila biaya-biaya dan harga jual adalah konstan, karena naik turunnya harga jual dan biaya akan mempengaruhi titik break even.

Dalam kenyataannya analisis ini agak sukar untuk diterapkan. Oleh sebab itu bagi analis perlu diketahui bahwa analisi BEP mempunyai limitasi-limitasi tertentu, yaitu :

  1. Fixed Cost haruslah konstan selama periode atau range of out put tertentu;
  2. Variabel Cost dalam hubungannya dengan sales haruslah konstan;
  3. Sales Price per unit tidak berubah dalam periode tertentu;
  4. Sales Mix adalah konstan.

Berdasarkan limitasi-limitasi tersebut, BEP akan bergeser atau berubah apabila :

  1. Perubahan, terjadi sebagai akibat bertambahnya kapasitas produksi, dimana perubahan ini ditandai dengan naik turunnya garis FC dan TC-nya, meskipun perubahannya tidak mempengaruhi kemiringan garis TC. Bila FC naik BEP akan bergeser keats atau sebaliknya;
  2. Perubahan pada variabel cost ratio atau VC per unit, dimana perubahan ini akan menentukan bagaimana miringnya garis total cost. Naiknya biaya VC per unit akan menggeser BEP ke atas atau sebaliknya;
  3. Perubahan dalam Sales Price per unit

Perubahan ini akan mempengaruhi miringnya garis total revenue (TR). Naiknya harga jual per unit pada level penjualan yang sama walaupun semua biaya adalah tetap, akan menggeser ke bawah atau sebaliknya;

  1. Terjadinya perubahan dalam sales mix

Apabila suatu perusahaan memproduksi lebih dari satu macam produk maka komposisi atau perbandingan antara satu produk dengan produk lain (sales mix) haruslah tetap. Apabila terjadiperubahan misalnya terjadi kenaikan 20% pada produk A sedangkan produk B tetap maka BEP pun akan berubah.

Sumber : Laboratorium Pengembangan Akuntansi Gunadarma dan Pusat Pengembangan Bahan Ajar UMB

Semoga bermanfaat

By : Ali fathoni

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Pengertian Tentang Kebutuhan

Pengertian Kebutuhan Primer, Sekunder, Dan Tersier

 
  • Kebutuhan primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat harus terpenu, artinya apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan dalam hidupnya. 
Contoh: sandang, pangan, papan, pekerjaan.
  • Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer terpenuhi. Contoh: pendidikan , pariwisata, rekreasi.
  • Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Contoh: mobil, motor, komputer, handphone, i-pad.
Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

PASAR MODAL

PASAR MODAL

YAITU SUATU TEMPAT BERTEMUNYA PARA PENJUAL DAN PEMBELI UNTUK MELAKUKAN TRANSAKSI DALAM RANGKA MEMPEROLEH MODAL.

PENJUAL = EMITEN

PEMBELI = INVESTOR

 

MENGANALISA

 

MODAL JANGKA PANJANG

 

INSTRUMEN PASAR MODAL

= BARANG YANG DIPERJUAL BELIKAN DI PASAR MODAL.

JENIS INSTRUMEN PASAR MODAL :

  1. SAHAM (STOCKS)

= SURAT BERHARGA YANG BERSIFAT KEPEMILIKAN. PEMILIK SAHAM MERUPAKAN PEMILIK PSH —– KEUNTUNGAN

JENIS-JENIS SAHAM :

  1. DARI SEGI CARA PERALIHAN

–         SAHAM ATAS UNJUK (BEARER STOCK), MERUPAKAN SAHAM YANG TIDAK MEMPUNYAI NAMA ATAU TIDAK TERTULIS NAMA PEMILIK DALAM SAHAM TERSEBUT

–         SAHAM ATAS NAMA (REGISTERED STOCKS), DIDALAM SAHAM TERTULIS NAMA PEMILIK SAHAM TERSEBUT.

  1. DARI SEGI HAK TAGIH

–         SAHAM PREFEREN (PREFERED STOCKS), MERUPAKAN SAHAM YANG MEMPEROLEH HAK UTAMA DALAM DEVIDEN DAN HARTA APABILA PASAR SAHAM DILIKUIDASI

–         SAHAM BIASA (COMMON STOCKS), MERUPAKAN SAHAM YANG TIDAK MEMPEROLEH HAK UTAMA DALAM DEVIDEN DAN HARTA APABILA PSH DILIKUIDASI.

  1. OBLIGASI (BONDS)

MERUPAKAN INSTRUMEN HUTANG BAGI PSH YANG AKAN MEMPEROLEH MODAL. TIDAK MEMPUNYAI HAK TERHADAP MANAJEMEN PERUSAHAAN.

JENIS-JENIS OBLIGASI :

  1. DITINJAU DARI SEGI HAK TAGIH

–         OBLIGASI ATAS UNJUK (BEARER BONDS)

–         OBLIGASI ATAS NAMA (REGISTERED BONDS)

  1. DITINJAU DARI SEGI JAMINAN YANG DIBERIKAN ATAU HAK KLAIM

–         OBLIGASI DENGAN JAMINAN (SECURED BONDS), MERUPAKAN OBLIGASI YANG DIJAMIN DENGAN JAMINAN TERTENTU A.L. OBLIGAASI DENGAN JAMINAN HARTA, DENGAN JAMINAN PERALATAN, DLL.

–         OBLIGASI TANPA JAMINAN (UNSECURED BONDS), HANYA BERBENTUK KEPERCAYAAN —— PEMERINTAH

  1. DITINJAU DARI SEGI CARA PENETAPAN DAN PEMBAYARAN BUNGA DAN POKOK

–         OBLIGASI DENGAN BUNGA TETAP

–         OBLIGASI DENGAN BUNGA TIDAK TETAP

–         OBLIGASI TANPA BUNGA

  1. DITINJAU DARI SEGI PENERBIT

–         PEMERINTAH

–         SWASTA

  1. DITINJAU DARI SEGI JATUH TEMPO

–         JANGKA PENDEK

–         JANGKA MENENGAH

–         JANGKA PANJANG

PARA PEMAIN DI PASAR MODAL

–         PEMAIN UTAMA

–         LEMBAGA PENUNJANG

PEMAIN UTAMA :

  1. EMITEN

PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN PENJUALAN SURAT2 BERHARGA ATAU MELAKUKAN EMISI DI BURSA —— PILIH 2 INSTRUMEN PASAR MODAL.

TUJUAN MELAKUKAN EMISI :

  1. UNTUK PERLUASAN USAHA, DENGAN MODAL YANG DIPEROLEH DIGUNAKAN UNTUK MEMPERLUAS BIDANG USAHA, PERLUASAN PASAR ATAU KAPASITAS PRODUKSI
  2. UNTUK MEMPERBAIKI STRUKTUR MODAL, BERTUJUAN UNTUK MENYEIMBANGKAN ANTARA MODAL SENDIRI DENGAN MODAL ASING
  3. UNTUK MENGADAKAN PENGALIHAN PEMEGANG SAHAM—– DARI PEMEGANG SAHAM LAMA KE PEMEGANG SAHAM BARU
  4. INVESTOR

PEMODAL/INVESTOR AKAN MENANAMKAN MODALNYA DI PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN EMISI

TUJUAN UTAMA PARA INVESTOR DALAM PASAR MODAL :

  1. MEMPEROLEH DEVIDEN
  2. KEPEMILIKAN PERUSAHAAN
  3. BERDAGANG

 

LEMBAGA PENUNJANG

  1. PENJAMIN EMISI (UNDERWRITER)

MERUPAKAN LEMBAGA YANG MENJAMIN TERJUALNYA SAHAM ATAU OBLIGASI SAMPAI BATAS WAKTU TERTENTU.

PENJAMIN EMISI DIBAGI KE DALAM BEBERAPA JENIS, A.L. :

–         FULL COMMITMENT (KESANGGUPAN PENUH), PENJAMIN EMISI MENGAMBIL SELURUH RESIKO TIDAK TERJUALNYA SAHAM ATAU OBLIGASI PADA BATAS WAKTU YANG TELAH DITENTUKAN SESUAI DENGAN HARGA PENAWARAN DI PASAR

–         BEST EFFORT COMMITMENT (KESANGGUPAN TERBAIK), PENJAMIN EMISI BERUSAHA UNTUK MENJUAL SAHAM ATAU OBLIGASI, APABILA TIDAK LAKU DIKEMBALIKAN KEPADA EMITEN

–         STANDBY COMMITMENT (KESANGGUPAN SIAGA), APABILA SAHAM/OBLIGASI TIDAK LAKU MAKA PENJAMIN EMISI BERSEDIA MEMBELI DENGAN KETENTUAN HARGA YANG DIBELI DIBAWAH HARGA PENAWARAN DI PASAR

  1. PERANTARA PERDAGANGAN EFEK (BROKER/PIALANG), MENJADI PERANTARA DALAM JUAL BELI EFEK, YAITU ANTARA PENJUAL (EMITEN) DAN PEMBELI (INVESTOR)
  2. PERDAGANGAN EFEK (DEALER)

–         PEDAGANG DALAM JUAL BELI EFEK

–         PERANTARA DALAM JUAL BELI EFEK

  1. PENANGGUNG (GUARANTOR), ADALAH PIHAK YANG MENANGGUNG PEMBAYARAN KEMBALI JUMLAH POKOK + BUNGA OBLIGASI DALAM HAL EMITEN TIDAK MEMENUI JANJI KEPADA INVESTOR
  2. WALI AMANAT (TRUSTEE), DIPERLUKAN PADA EMISI OBLIGASI KARENA WALI AMANAT AKAN BERTINDAK SEBAGAI PIHAK YANG DIPERCAYA UNTUK MEWAKILI KEPENTINGAN PARA INVESTOR—-FEE

–         MENILAI KAKAYAAN EMITEN

–         PENGAWASAN PERKEMBANGAN EMITEN

–         MEMONITOR PEMBAYARAN BUNGA + POKOK, DLL

  1. PERUSAHAAN SURAT BERHARGA (SECURITIES COMPANY), PERUSAHAAN YANG MENGKHUSUSKAN DIRI DALAM PERDAGANGAN SURAT2 BERHARGA YANG TERCATAT DI BURSA EFEK. KEGIATAN PERUSAHAAN SURAT BERHARGA, MELIPUTI :

–         SEBAGAI PEDAGANG EFEK

–         PENJAMIN EMISI

–         PERANTARA PERDAGANGAN EFEK

–         PENGELOLA DANA

  1. PERUSAHAAN PENGELOLA DANA (INVESTMENT COMPANY), YAITU PERUSAHAAN YANG KEGIATANNYA MENGELOLA SURAT2 BERHARGA YANG AKAN MENGUNTUNGKAN SESUAI DENGAN KEINGINAN INVESTOR
  2. KANTOR ADMINISTRASI EFEK, MERUPAKAN KANTOR YANG MEMBANTU PARA EMITEN DAN INVESTOR DALAM RANGKA MEMPERLANCAR ADMINISTRASINYA :

–         MELAKSANAKAN KEGIATAN MENYIMPAN DAN MENGALIHKAN HAK ATAS SAHAM PARA INVESTOR

–         MEMBANTU MENYUSUN DAFTAR PEMEGANG SAHAM

–         MEMBANTU MENYUSUN DAFTAR PEMEGANG SAHAM

–         MEMPERSIAPKAN KORESPONDEN EMITEN KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

–         MEMBUAT LAPORAN-LAPORAN YANG DIPERLUKAN

 

LEMBAGA YANG TERLIBAT DI PASAR MODAL

LEMBAGA –LEMBAGA YANG BERKECIMPUNG DI PASAR MODAL TERDIRI DARI BERBAGAI PERUSAHAAN YANG SALING MEMBUTUHKAN. LEMBAGA2 INI YANG MENGATUR MEKANISME KERJA PASAR MODAL SEHINGGA DAPAT BERJALAN SECARA BAIK. LEMBAGA TSB TERDIRI DARI LEMBAGA PEMERINTAH DAN LEMBAGA SWASTA DI MANA JASA MASING2 LEMBAGA MEMPUNYAI PERANAN MASING2 MULAI DARI PERUSAHAAN YANG AKAN GO PUBLIK SAMPAI SELESAI GO PUBLIK.

          LEMBAGA TERKAIT DENGAN PASAR MODAL TERDIRI DARI LEMBAGA PEMERINTAH DAN LEMBAGA SWASTA, YAITU :

  1. LEMBAGA-LEMBAGA PEMERINTAH

          MERUPAKAN LEMBAGA ATAU BADAN PEMERINTAH YANG DITUGASKAN UNTUK MENDUKUNG DAN MEMPERLANCAR PROSES PERDAGANGAN EFEK DI PASAR MODAL MULAI DARI RENCANA EMISI SAMPAI KEPADA PENJUALAN EFEKNYA. LEMBAGA2 PEMERINTAH YANG TERKAIT DENGAN KEGIATAN DI PASAR MODAL TERSEBUT ADALAH :

  1. BADAN PENGAWAS PASAR MODAL (BAPEPAM)

MERUPAKAN LEMBAGA PENGATUR PASAR MODAL YANG BERTUGAS MENGATUR DAN MELAKSANAKAN PASAR MODAL DI INDONESIA. TUGAS BAPEPAM SEBAGAI PENGATUR PASAR MODAL ANTARA LAIN :

–         MEMBINA PASAR MODAL

–         MENGATUR PASAR MODAL

–         MENGAWASI KEGIATAN-KEGIATAN YANG TERLIBAT DI PASAR MODAL.

  1. BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL (BKPM)

SETIAP PERUSAHAAN YANG AKAN MENANAMKAN MODALNYA DI INDONESIA BAIK PMDN MAUPUN PMA HARUS MEMPEROLEH IJIN DARI BKPM TERLEBIH DULU. IJIN AKAN DIBERIKAN BKPM SETELAH MEMENUHI BERBAGAI PERSYARATAN YANG DITETAPKAN BAGI PERUSAHAAN YANG AKAN MELAKUKAN GO PUBLIK. IJIN PENANAMAN MODAL HARUS DIKELUARKAN OLEH BKPM YANG MEMUAT ANTARA LAIN :

–         KOMPOSISI DAN JUMLAH DANA INVESTASI

–         BESARNYA MODAL DASAR PERUSAHAAN

–         BATAS WAKTU PENYETORAN MODAL

–         KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM

  1. DEPARTEMEN TEKNIS

SETIAP BIDANG USAHA IJINNYA AKAN DIKELUARKAN OLEH DEPARTEMEN YANG MEMBAWAHINYA. SEBAGAI CONTOH UNTUK USAHA PERTAMBANGAN, MAKA IJIN USAHANYA HARUS DIKELUARKAN OLEH DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN ENERGI. ADAPUN IJIN USAHA YANG DIKELUARKAN OLEH DEPARTEMEN UNTUK BIDANG USAHANYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

–         IJIN USAHA BIDANG KEUANGAN DAN PERBANKAN DARI DEPARTEMEN KEUANGAN MELALUI BANK INDONESIA

–         IJIN USAHA BIDANG PENGANGKUTAN DARI DEPARTEMEN PERHUBUNGAN

–         IJIN USAHA BIDANG PERDAGANGAN DARI DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

–         IJIN USAHA BIDANG PERKEBUNAN DAN PETERNAHAN DARI DEPARTEMEN PERTANIAN

–         IJIN USAHA BIDANG PARIWISATA DARI DEPARTEMEN POS DAN TELEKOMUNIKASI

  1. DEPARTEMEN KEHAKIMAN

BAGI PERUSAHAAN YANG BERBENTUK PERSEROAN TERBATAS, SEBELUM DIDIRIKAN MAKA ANGGARAN DASAR PERUSAHAAN TERLEBIH DULU HARUS DISAHKAN OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN. ANGGARAN DASAR INI SEBELUMNYA DIBUAT DI DEPAN NOTARIS KEMUDIAN DIDAFTARKAN DI PENGADILAN NEGERI SETEMPAT UNTUK KEMUDIAN DISAHKAN OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN DAN DIBERITAKAN DALAM LEMBARAN BERITA NEGARA.

ADAPUN TUGAS DEPARTEMEN KEHAKIMAN ADALAH :

  1. MENGESAHKAN ANGGARAN DASAR PERUSAHAAN DENGAN MEMPERHATIKAN HAL-HAL YANG MENYANGKUT SBB :

–         JUMLAH MODAL DAN KOMPOSISINYA

–         JUMLAH MODAL YANG TELAH DISETOR

–         SUSUNAN DEWAN DIREKSI

–         JUMLAH DEWAN KOMISARIS DAN WEWENANG MASING-MASING

–         PELAKSANAAN RUPS

  1. SETIAP PERUBAHAN ANGGARAN DASAR HARUS DIKETAHUI DAN DISETUJUI OLEH DEPARTEMEN KEHAKIMAN

 

  1. LEMBAGA-LEMBAGA SWATA

LEMBAGA SWASTA YANG MEMPUNYAI KAITAN ERAT DENGAN PASAR MODAL ANTARA LAIN :

  1. NOTARIS

RENCANA UNTUK MENJUAL SAHAM ATAU OBLIGASI DI PASAR MODAL TERLEBIH DULU DIBICARAKAN DAN DISETUJUI DALAM RUPS. DALAM RUPS HARUS DICATAT DAN AGAR PENCATATANNYA DIANGGAP SAH MAKA DIPERLUKAN JASA NOTARIS UNTUK MENGESAHKAN ACARA RUPS. CATATAN2 YANG PERLU DISAHKAN OLEH NOTARIS ANTARA LAIN :

–         MEMBUAT BERITA ACARA RUPS

–         MENYUSUN SETIAP KEPUTUSAN DALAM RUPS

–         MENELITI KEABSAHAN YANG BERKAITAN DENGAN PENYELENGGARAAN RUPS SEPERTI KEABSAHAN PERSIAPAN RUPS, KEABSAHAN PARA PEMEGANG SAHAM

–         MENELITI PERUBAHAN ANGGARAN

  1. AKUNTAN PUBLIK

PERANAN AKUNTAN PUBLIK DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN PENILAIAN DAN MENENTUKAN KELAYAKAN DARI LAPORAN KEUANGAN SEPERTI NERACA, LAPORAN RUGI /LABA DAN LAPORAN PERUBAHAN MODAL EMITEN.

SETELAH MELALUI BEBERAPA PENILAIAN TERHADAP LAPORAN KEUANGAN EMITEN, MAKA AKUNTAN PUBLIK AKAN MENGELUARKAN PERNYATAAN ATAU PENDAPAT TERHADAP HASIL PENILAIAN YANG TELAH DILAKUKANNYA. PENDAPAT YANG DIKELUARKAN OLEH AKUNTAN PUBLIK ADALAH :

  1. WAJAR TANPA SYARAT (UNQUALIFIED OPINION), PENDAPAT INI DIKELUARKAN APABILA LAPORAN KEUANGAN DISUSUN SESUAI DENGAN PRINSIP-PRINSIP AKUNTANSI INDONESIA (PAI) TANPA ADA SESUATU CATATAN ATAU KEKURANGAN
  2. PENDAPAT KUALIFIKASI (QUALIFIED OPINION), PENDAPAT WAJAR DENGAN KUALIFIKASI ATAS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT DIKARENAKAN TIDAK SESUAI DENGAN PAI.
  3. PENDAPAT TIDAK SETUJU (ADVERSE), TIDAK SETUJU ATAS PENYUSUSNAN LAPORAN KEUANGAN YANG TELAH DISUSUN
  4. MENOLAK (DECLINE OF OPINION), MENOLAK MEMBERIKAN PENDAPAT SECARA PROFESIONAL
  5. KONSULTAN HUKUM

KONSULTAN HUKUM BERTUGAS MEMBERIKAN PERNYATAAN2 TENTANG KEABSAHAN DARI DOKUMEN2 YANG DIAJUKAN. TUGAS PARA KONSULTAN HUKUM ADALAH MENELITI SECARA SUNGGUH2 DOKUMEN2 YANG DIPERSYARATKAN.

          HAL YANG PERLU MENDAPAT PENELITIAN DAN PERNYATAAN DARI KONSULTAN HUKUM HARUSLAH MELIPUTI :

–         AKTE PENDIRIAN DAN ANGGARAN PERUSAHAAN BESERTA PERUBAHANNYA JIKA ADA

–         PENYERTAAN MODAL OLEH PEMEGANG SAHAM SEBELUM GO PUBLIK

–         PENILAIAN IJIN USAHA

–         STATUS KEPEMILIKAN DARI AKTIVA PERUSAHAAN

–         PERJANJIAN YANG TELAH DIBUAT DENGAN PIHAK KETIGA JIKA ADA

–         KEMUNGKINAN ADA GUGATAN ATAU TUNTUTAN

  1. PENILAI (APPRAISER)

UNTUK MENILAI KEWAJARAN DARI NILAI SUATU AKTIVA SEPERTI TANAH, MESIN2, GEDUNG, MOBIL DAN AKTIVA LAINNYA DIPERLUKAN JASA PENILAI YANG PROFESIONAL. PENILAI AKAN MENILAI BERAPA NILAI YANG WAJAR SEKARANG INI DAN SETELAH DILAKUKAN REVALUASI SEHINGGA SELURUH NILAI AKTIVA DAPAT DIKETAHUI SECARA JELAS DAN BENAR.

  1. KONSULTAN EFEK

KONSULTAN EFEK BERTUGAS MEMBERIKAN  PENDAPAT TENTANG KEUANGAN DAN MANAJEMEN EMITEN. KONSULTAN EFEK AKAN MEMBERIKAN KONSULTASI TENTANG :

–         JENIS DANA YANG DIPERLUKAN

–         PEMILIHAN SUMBER DANA YANG DIINGINKAN

–         STRUKTUR PERMODALAN YANG TEPAT

 

PROSEDUR EMISI

BAGI PERUSAHAAN YANG AKAN MELAKUKAN EMISI BAIK SAHAM MAUPUN OBLIGASI DI PASAR MODAL HARUS MEMENUHI PERSAYARATAN DAN PROSEDUR YANG BERLAKU YANG TELAH DITETAPKAN DI PASAR MODAL. MULAI DARI PERSYARTAN EMISI SAMPAI KE TANGAN INVESTOR. KEMUDIAN DILANJUTKAN DENGAN PENJUALAN DAN PEMBELIAN SAHAM DAN OBLIGASI DI PASAR PERDANA (PRIMER) SAMPAI DI PASAR SEKUNDER.

          ADAPUN PROSEDUR DAN TAHAPAN EMISI ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

  1. TAHAPAN EMISI
  2. TAHAP PERSIAPAN

TAHAP PERTAMA BAGI PERUSAHAAN YANG AKAN MENCARI MODAL DI PASAR MODAL ADALAH MELAKUKAN RUPS. DI DALAM RUPS YANG DIHADIRI OLEH PARA PEMEGANG SAHAM AKAN DIBICARAKAN ANTARA LAIN :

–         TUJUAN MENCARI MODAL DI PASAR MODAL

–         JENIS MODAL YANG DIINGINKAN

–         JUMLAH MODAL YANG DIBUTUHKAN

–         DAN LAIN-LAIN YANG BERKAITAN DENGAN EMISI

  1. PENYAMPAIAN LETTER OF INTENT

HASIL RAPAT YANG TELAH DISETUJUI DALAM RUPS DITUANGKAN DALAM SURAT. KEMUDIAN DIAJUKAN KE BAPEPAM SEBAGAI WUJUD AKAN MENERBITKAN EFEK DI PASAR MODAL

          PENYAMPAIAN LETTER OF INTENT MELIPUTI :

–         PERNYATAAN UNTUK EMISI

–         JENIS EFEK

–         NOMINAL EFEK

–         WAKTU EMISI

–         TUJUAN DAN PENGGUNAAAN DANA EMISI

–         DATA-DATA MENGENAI PERUSAHAAN

–         NAMA DAN ALAMAT BANK YANG MENJADI RELASI, NOTARIS, AKUNTAN DAN PENASEHAT HUKUM

  1. PENYAMPAIAN PERNNYATAAN PENDAFTARAN

LANGKAH SELANJUTNYA SETELAH PENYAMPAIAN LETTER OF INTENT ADALAH PENYAMPAIAN PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG MEMUAT INFORMASI2 ANTARA LAIN :

– DATA TENTANG MANAJEMEN DAN KOMISARIS

– DATA TENTANG STRUKTUR MODAL

– KEGIATAN USAHA EMITEN

– RENCANA EMISI

– PENJAMIN PELAKSANA EMISI

 

  1. EVALUASI OLEH BAPEPAM

APABILA SELURUH DOKUMEN YANG DIPERSYARATKAN TELAH DIPENUHI MAKA BAPEPAM AKAN MELAKUKAN EVALUASI TERHADAP DOKUMEN2 YANG TELAH DISAMPAIKAN. EVALUASI OLEH BAPEPAM MELIPUTI KELENGKAPAN DOKUMEN. KELENGKAPAN DOKUMEN HARUS ADA DAN DIKATAKAN LENGKAP ANTARA LAIN MELIPUTI :

–         PERNYATAAN PENDAFTARAN

–         ANGGARAN DASAR PERUSAHAAN

–         LAPORAN KEUANGAN

–         JENIS SURAT PERJANJIANYANG TELAH DIBUAT DENGAN PENJAMIN EMISI , DEALER, WALI AMANAT, PENANGGUNG DAN PERJANJIAN LAINNYA

–         SURAT PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

–         LAPORAN DARI PERUSAHAAN PENILAI

–         JADWAL WAKTU EMISI DARI PENJAMIN EMISI

–         LAPORAN HASIL EVALUASI YANG DILAKSANAKAN OLEH PENJAMIN EMISI

–         SURAT PERNYATAAN DARI AKUNTAN (COMFORT LETTER)

–         SURAT PERNYATAAN DARI MANAJEMEN

–         DRAFT PROSPEKTUS

PENELAAHAN DOOKUMEN ANTARA LAIN :

–         TERHDAP LAPORAN KEUANGAN

–         TERHADAP COMFORT LETTER

–         TERHADAP SELURUH BENTUK DAN ISI DOKUMEN LAINNYA

KHUSUS UNTUK PROSPEKTUS PENELAAHAN HARUS MELIPUTI KELENGKAPAN INFORMASI YANG AKAN DIBERIKAN KEPADA MASYARAKAT UMUM. INFORMASI YANG HARUS ADA DI DALAMNYA ANTARA LAIN :

–         PENJELASAN UMUM MENGENAI PENAWARAN SAHAM ATAU OBLIGASI

–         TUJUAN PENAWARAN UMUM

–         RENCANA PENGGUNAAN DANA

–         SEJARAH PERUSAHAAN

–         USAHA2 PERUSAHAAN

–         PROSPEK USAHA

–         FAKTOR2 RESIKO USAHA

–         IKHTISAR KEUANGAN PERUSAHAAN

–         STRUKTUR PERMODALAN

–         KEBIJAKAN DEVIDEN

–         PENGURUS DAN PENGAWAS

–         PANJAMIN EMISI

–         LEMBAGA2 PENUNJANG

–         LAPORAN DARI PARA PENILAI

–         PENDAPAT DARI SEGI HUKUM

–         LAPORAN AKUNTAN PUBLIK

–         ANGGARAN DASAR PERSEROAN

–         PERSYARATAN PEMESANAN

–         MASALAH PERPAJAKAN

–         PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS

–         FORMULIR PEMESANAN

JIKA SUDAH MEMENUHI PERSYARATAN MAKA DIAJUKAN KE LANGKAH SELANJUTNYA, NAMUN APABILA BELUM MAKA DIMINTA UNTUK MELENGKAPINYA ATAU DAPAT PULA DITOLAK APABILA TIDAK SESUAI DENGAN PERATURAN YANG BERLAKU

  1. DENGAR PENDAPAT TERBUKA

SETELAH SEMUA PERSYARATAN DILENGKAPI OLEH PERUSAHAAN YANG AKAN MELAKUKAN EMISI MAKA LANGKAH SELANJUTNYA ADALAH MENGADAKAN DEBAT TERBUKA. DEBAT TERBUKA DIIKUTI OLEH :

–         BAPEPAM

–         PERUSAHAAN YANG BERSANGKUTAN

–         SERTA LEMBAGA2 TERKAIT LAINNYA

TUJUAN DEBAT TERBUKA ADALAH UNTUK MEDAPATKAN INFORMASI LANGSUNG DARI PIHAK YANG AKAN MELAKUKAN EMISI.

 

  1. PERSYARATAN EMISI

IJIN REGISTRASI DAN LISTING DIBERIKAN OLEH BAPEPAM SETELAH SETELAH MEMENUHI PERSYARATAN YANG TELAH DITETAPKAN SEBELUMNYA. SETELAH REGISTRASI DI BAPEPAM, EMITEN HARUS LISTING DI BURSA PALING LAMBAT 90 HARI SETELAH IJINREGISTRASI DIKELUARKAN

 

  1. PASAR PERDANA (PRIMARY MARKET)

PENAWARAN EFEK SETELAH PEMBERIAN IJIN EMISI SAMPAI DENGAN PENCATATAN DI BURSA DISEBUT [ASAR PERDANA (PRIMARY MARKET)

          PENAWARAN EFEK DI PASAR PERDANA MEMILIKI BEBERAPA TAHAP PERSYARATAN YANG HARUS DILALUI DAN DIPENUHI. ADAPUN TAHAP2 PENAWARAN EFEK DI PASAR PERDANA SEBAGAI BERIKUT :

  1. PENGUMUMAN DAN PENDISTRIBUSIAN PROSPEKTUS

PENGUMUMAN DAN PENDISTRIBUSIAN PROSPEKTUS KEPADA CALON PEMINAT DIMAKSUDKAN AGAR CALON PEMBELI MENGETAHUI KEHENDAK EMITEN DAN MEMPELAJARI TAWARAN DARI EMITENDARI PROSPEKTUS YANG DISEBARLUASKAN. INFORMASI YANG HARUS ADA DALAM PROSPEKTUS MINIMUM ADALAH SEBAGI BERIKUT :

–         TUJUAN PENAWARAN UMUM

–         SUSUNAN DIREKSI DAN KOMISARIS

–         MASA PENAWARAN

–         TANGGAL PENJATAHAN

–         TANGGGAL PENGEMBALIAN

–         TANGGAL PENCATATAN DI BURSA

–         HARGA SAHAM ATAU OBLIGASI

–         PENJAMIN EMISI

–         LAPORAN KEUANGAN RINGKAS

–         BIDANG USAHA EMITEN

–         NOMOR DAN TANGGAL EMISI

–         STRUKTUR PERMODALAN EMITEN

  1. MASA PENAWARAN

MASA PENAWARAN DILAKUKAN SETELAH PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS. JANGKA WAKTU MINIMUM 3 HARI KERJA DAN JANGKA WAKTU ANTARA PEMBERIAN IJIN EMISI DENGAN PADA SAAT PENCATATAN  DI BURSA DITETAPKAN MAKSIMUM 90 HARI. INVESTOR YANG AKAN MEMESAN EFEK DILAKUKAN PADA MASA PENAWARAN DENGAN CARA MENGISI FORMULIR PESANAN YANG TELAH DISEDIAKAN. FORMULIR PESANAN JUGA  HENDAKNYA MEMUAT INFORMASI YANG JELAS TENTANG :

–         HARGA SAHAM/OBLIGASI

–         JUMLAH SAHAM ATAU OBLIGASI YANG DIPESAN

–         IDENTITAS PEMESAN

–         TANGGAL PENJATAHAN DAN PENGEMBALIAN DANA JUMLAH UANG YANG DIBAYARKAN

–         AGEN PENJUAL YANG DIHUBUNGI

–         TATA CARA PEMESANAN

  1. MASA PENJATAHAN

JIKA SEMUA PESANAN TELAH DILAKUKAN MAKA LANGKAH SELANJUTNYA ADALAH MELAKUKAN PENJATAHAN. PENJATAHAN DILAKUKAN APABILA JUMLAH YANG DIPESAN OLEH INVESTOR MELEBIHI JUMLAH YANG DISEDIAKAN EMITEN. MASA PENJATAHAN DIHITUNG 12 HARI KERJA SETELAH MULAI BERAKHIRNYA MASA PENAWARAN

  1. MASA PENGEMBALIAN

APABILA JUMLAH YANG DIPESAN OLEH INVESTOR TIDAK DAPAT DIPENUHI, MAKA EMITEN HARUS MENGEMBALIKAN DANA YANG TIDAK DAPAT DIPENUHINYA. BATAS WAKTU MAKSIMAL 4 HARI TERHITUNG MULAI BERAKHIRNYA MASA PENJETAHAN

  1. PENYERAHAN EFEK

BAGI INVESTOR YANG SUDAH MEMPEROLEH KEPASTIAN MEMPEROLEH EFEK MAKA TINGGGAL MENUNGGU PENYERAHAN EFEK. PENYERAHAN EFEK DILAKUKAN OLEH PENJAMIN EMISI SESUAI PESANAN INVESTOR MELALUI AGEN PENJUAL. MAKSIMUM MASA PENYERAHAN EFEK 12 HARI KERJA TERHITUNG MULAI TANGGAL BERAKHIRNYA MASA PENJATAHAN

  1. PENCATATAN EFEK DI BURSA

SETELAH SEMUA PROSES DILAKUKAN MAKA EFEK DICATAT DI BURSA EFEK. PENCATATAN EFEK MERUPAKAN PROSES PROSES AKHIR EMISI EFEK DI PASAR PERDANA DAN SECARA RESMI DAPAT DIPERDAGANGKAN DI PASAR SEKUNDER

  1. PASAR SEKUNDER (SECONDARY MARKET)

PASAR SEKUNDER DIMULAI SETELAH BERAKHIRNYA MASA PENCATATAN DI PASAR PERDANA. DALAM PASAR SEKUNDER PERDAGANGAN EFEK TERJADI ANTARA PEMEGANG SAHAM DENGAN CALON PEMEGANG SAHAM. UANG YANG DIPUTAR DI PASAR SEKUNDER TIDAK LAGI MASUK KE PERUSAHAAN YANG MENERBITKAN EFEK AKAN TETAPI BERPINDAHTANGAN DARI SATU PEMEGANG KE PEMEGANG SAHAM YANG LAIN.

          BAGI PEMEGANG SAHAM YANG TUJUAN UTAMANYA ADALAH UNTUK BERDAGANG, MAKA BEGITU BERAKHIRNYA PASAR PERDANA DAN DIBUKANYA PASAR SEKUNDER DAPAT MENJUAL KEMBALI SAHAMNYA APABILA HARGA MENINGKAT.

 

Sekian Trimakasih

By : Ali fathoni

 

 

 

 

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Cerpen

Cerita Pendek

Tentang Ali fathoni

Sejak kecil sekitar umur 6 s/d 12 tahun saya adalah anak terkenal di desa kebalandono sebagai anak paling nakal ( masa TK & M.I ), saat waktunya sekolah saya tidak pernah mau masuk sekolah kecuali di temani sama emak, di lingkungan sekolah saya terkenal anak nakal ( Keren Choy ), suka nangis, suka jajan & sering di jewer guru karena nggak pernah ngerjakan tugas, setelah saya menginjak sekolah di Mts saya mulai berubah menjadi anak pendiam, takut sama cewek  & nggak seberapa pandai dalam menyerap ilmu atau pelajaran, pulang sekolah terkadang sering jalan kaki dgn jarak tempuh sekitar 2 km, lulus Mts akhirnya saya lanjut sekolah di SMK ( jurusan mekanik otomotif ), di SMK saya sering telat masuk sekolah dan sering di hukum oleh guru BK ( bersih2, push up, menyirami bunga dll ), di SMK nggak ada sama sekali murid cewek ( cowok semua kecuali gurunya ), saat pulang sekolah saya sering main ke pasar babat ( membantu bapak jualan ), setelah saya lulus dari SMK saya kerja ikut paman di PT. Coca cola surabaya ( helper 5 bulan thn 2005 ) dgn gaji 20rb/hari, akhirnya saya pindah kerja ikut kakak ipar di PT. BMI gaji UMR ( pabrek udang windu 2005-2011),, di pabrek udang rata2 banyak karyawan cewek 5:100 ( teman cwek lumayan cantik2 tapi sayangnya sudah pada punya pasangan masing2 ), kerja di pabrek alhamdulillah saya bisa bantu adek bayar biaya sekolah di SMK, setelah adek lulus SMK pada tahun 2008 saya daftar kuliah di UWP Benowo Surabaya pd tahun 2008 s/d 2012 ( kerja di pabrek + kuliah + ngajar di M.I ), akhirnya saya pindah kerja lagi di PT. Anz panin bank ( telemarketting kartu kredit thn 2011 dgn gaji 300rb/bln ) Cuma 3 bulan saya pindah lagi di PT. Danpac futures ( pialang/broker ) selam 3 bln dan pindah lagi di PT. Milenium Penata futures ( konsultan saham asing ) 3 bulan thn 2012, akhirnya pindah kerja lagi di bank bagian sales kartu kredit ( bank bukopin, niaga, permata, hsbc, panin ) tanpa di gaji, akhirnya BeTe pindah kerja lagi di PT.Gumindo Bogamanis surabaya ( koordinator sales makanan ringan/kwaci ReBo se-jatim ) saya mendapatkan gaji 2jt + kantor ( tempat tidur ) 1 thn dan lanjut kuliah S-2 di UWP lagi dan akhirnya belum lulus kuliah pindah kerja lagi reuni di PT.BMI ( pabrek udang lagi ) menunggu sampai lulus kuliah S-2, Alhamdulillah sudah lulus S-2 thn 2015 langsung melamar jadi dosen di Unisla, dan target tahun 2015-2016 harus sudah menikah ( insyaallah ).

Sebenarnya cerita kisah hidup saya sangat menyedihkan ( finansial, keluarga, cinta, kerjaan dan pendidikan ) dan mulai saat ini apa yg harus saya impikan insyaallaah terwujud, Allahuma Amin ya robbal alamin

 

Sekian Trimakasih

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

MOTIVASI

Kata Kata Motivasi

Disaat terjatuh atau berada dibawah tekanan hidup maka seseorang itu pastinya membutuhkan motivasi untuk bangkit supaya bisa bersemangat kembali untuk menjalani hidup. Motivasi diri dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satunya bisa dengan kata kata motivasi atau bisa langsung ke motivator seperti bapak Mario Teguh.

kata-kata-motivasi-diri-sendiri

Motivasi memang merupakan suatu hal yang sangat penting, tanpa adanya sebuah motivasi dalam melakukan sebuah pekerjaan bisa jadi pekerjaan tersebut tidak akan berjalan lancar. Bukankah untuk mencapai semua keinginan maka kita perlu motivasi diri yang tinggi. Salah satu cara untuk mendapatkan motivasi diri bisa dengan membaca kalimat-kalimat atau kata kata motivasi terbaru yang akan saya tampilkan dibawah ini :

Kumpulan Kata Kata Motivasi Diri Terbaru Yang Penuh Makna

Jika anda ingin melihat masa lalu, lihatlah keadaan sekarang. Jika anda ingin melihat masa depan maka lihatlah apa yang anda lakukan sekarang.

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang… bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan… kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Perbanyaklah menggunakan telingga melebihi mulutmu. Karena kamu diberi dua tangan dan satu mulut supaya kamu lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

Melepaskan seseorang yang kita cintai memang sungguh menyakitkan namun tak semua yang dicintai harus dimiliki.

Jangan pernah berputus ada jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal daripada awan yang gelap.

Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.

Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa.

Tanpa belajar takkan ada perubahan. Tanpa perubahan berarti mati.

Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!

Cinta tidak memiliki apapun yang kau ingin kau dapatkan, tapi cinta memiliki semua yang ingin kau berikan.

Ketika terjadi sebuah masalah lebih baik segera memperbaikinya dengan mencari solusi bersama daripada saling menyalahkan.

Kesabaran merupakan obat terbaik dari segala kesulitan.

Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang.

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk sukses.

Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk “MoveOn” dan untuk benar-benar bisa bangkit maka semuanya itu harus dimulai dari NIAT!!!

Cukup sekian dulu kata kata motivasi yang bisa saya tuliskan untuk kalian semua. Semoga dapat berguna, bermanfaat dan dapat memotivasi diri sendiri supaya lebih bersemangat dalam menjalani kehidupan atau melakukan sebuah pekerjaan. Nah, bagi kamu yang lagi galau silahkan simak kata kata galau yang sebelumnya sudah saya tuliskan.

Semoga Bermanfaat….Amiin

By : Ali Fathoni

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Daftar Orang Paling Berpengaruh di Dunia

Daftar 100 Tokoh Dunia Paling Berpengaruh Versi Michael H. Hart

sampul buku 100 Tokoh Dunia Paling Berpengaruh Versi Michael H. Hart

Pada tahun 1978, MICHAEL H. HART yang merupakan seorang keturunan Yahudi menuliskan buku berjudul “The 100 “. Buku tersebut memuat 100 tokoh yang memiliki pengaruh terkuat dalam sejarah manusia . Buku yang banyak diperdebatkan tersebut konsepnya secara luas banyak ditiru. Penting untuk dicatat bahwa Hart tidak memasukkan orang terbesar. Kriterianya ialah orang yang berpengaruh.

Buku ini dicetak kembali pada 1992 dengan beberapa revisi nyata terhadap daftar urutan 100 dan pangkat luar biasa mereka.

Berikut 100 tokoh tersebut, silahkan klik nama tokoh untuk mengetahui lebih lengkap tentang biografi, biodata, peran, serta penemuannya.

100 Tokoh menurut Michael H. Hart – Berdasarkan Peringkat dan Pengaruhnya:

  1. Nabi Muhammad : Penyebar agama Islam, penguasa Arabia, mempunyai karir politik dan keagamaan yang luar biasa, namun tetap seimbang dan serasi, mengakibatkan Nabi Muhammad memiliki banyak pengikut, dan juga menjadi panutan seluruh masyarakat dunia hingga saat ini. Hart menilai Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal spiritual maupun kemasyarakatan. Hart mencatat bahwa Muhammad mampu mengelola bangsa yang awalnya egoistis, barbar, terbelakang, dan terpecah-belah oleh sentimen kesukuan menjadi bangsa yang maju dalam bidang ekonomi, kebudayaan, dan kemiliteran bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi yang saat itu merupakan kekuatan militer terdepan di dunia.
  2. Isaac Newton: Fisikawan, pencetus Teori Gravitasi umum, Hukum gerak
  3. Yesus / Nabi Isa: Isa Al Masih Kristen
  4. Siddhartha Gautama (Buddha): Pendiri agama Buddha
  5. Kong Hu Cu: Pendiri agama Kong Hu Cu
  6. Santo Paulus: Penyebar ajaran Kristen
  7. Ts’ai Lun: Penemu kertas
  8. Johann Gutenberg: Mengembangkan mesin cetak, mencetak Alkitab
  9. Christopher Columbus: Penjelajah, memimpin orang-orang Eropa ke Amerika
  10. Albert Einstein: Fisikawan, penemu Teori Relativitas
  11. Louis Pasteur: Ilmuwan, penemu Pasteurisasi
  12. Galileo Galilei: Astronom, secara akurat mengemukakan teori Heliosentris
  13. Aristoteles: Filsuf Yunani yang berpengaruh
  14. Euclides: Matematikawan, membuktikan tentang Geometri
  15. Nabi Musa: Nabi terbesar Yahudi
  16. Charles Robert Darwin: Biologis, mendeskripsikan teori Evolusi
  17. Kaisar Qin Shi Huang: Kaisar Tiongkok
  18. Augustus Caesar (Kaisar Agustus): Kaisar pertama [Kekaisaran Romawi]
  19. Nicolaus Copernicus: Astronom, salah satu tokoh Teori Heliosentris
  20. Antoine Laurent Lavoisier: Bapak Kimia modern, Filsuf dan Ekonom
  21. Constantine yang Agung: Kaisar Romawi yang menjadikan agama Kristen sebagai agama resmi negara
  22. James Watt: Mengembangkan Mesin uap
  23. Michael Faraday: Fisikawan, Kimiawan, menemukan Induksi Elektromagnetik
  24. James Clerk Maxwell – fisikawan Skotlandia – Penemu Spektrum Elektromagnetik
  25. Martin Luther: Pendiri agama Protestan dan aliran Lutheran
  26. George Washington Presiden pertama Amerika Serikat
  27. Karl Heinrich Marx: Bapak Komunisme
  28. Orville Wright dan Wilbur Wright: Penemu Pesawat terbang
  29. Genghis Khan: Penakluk dari bangsa Mongol
  30. Adam Smith: Ekonom, pelopor Kapitalisme
  31. Edward de Vere, 17th Earl of Oxford: Kemungkinan menulis karya William Shakespeare
  32. John Dalton: Kimiawan, Fisikawan, penemu Teori Atom, Hukum Tekanan Parsial (Hukum Dalton)
  33. Alexander yang Agung / Iskandar Zulkarnain: Penakluk dari Makedonia
  34. Kaisar Napoleon Bonaparte: Penakluk dari bangsa Perancis
  35. Thomas Alva Edison: Penemu bola lampu dan Fonograf, dll.
  36. Antony van Leeuwenhoek: Ahli Mikroskop, mempelajari kehidupan mikroskopis
  37. William Thomas Green Morton: Pelopor Anestesiologi
  38. Guglielmo Marconi: Penemu Radio
  39. Adolf Hitler: Penakluk, memimpin Blok Poros dalam Perang Dunia II
  40. Plato: Filsuf Yunani
  41. Oliver Cromwell: Politikus Inggris dan pemimpin militer
  42. Alexander Graham Bell: Salah seorang penemu Telepon versi lama
  43. Alexander Fleming: – Skotlandia – Penemu Penisilin, memajukan Bakteriologi, Imunologi dan Kemoterapi
  44. John Locke: Filsuf dan Teolog liberal
  45. Ludwig van Beethoven: Komponis musik klasik
  46. Werner Karl Heisenberg: – Jerman – Pencetus Prinsip Ketidakpastian
  47. Louis Daguerre – Perancis – Penemu Proses Fotografi Daguerreotype
  48. Simon Bolivar: Pahlawan nasional dari Venezuela, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Bolivia
  49. René Descartes: Filsuf Rasionalis dan matematikawan
  50. Umar bin al-Khattab: Khalifah Ar-Rasyidin kedua, memperluas Daulah Khilafah Islamiyah. Penerus cita-cita Nabi Muhammad SAW.
  51. Paus Urbanus II: Penyeru Perang Salib
  52. Michelangelo Buonarroti: – Italia – Pelukis, pematung, arsitek
  53. Asoka: Raja India yang masuk dan mengembangkan agama Buddha
  54. Santo Augustinus: Teolog Kristen awal
  55. William Harvey: Penemu sirkulasi darah
  56. Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson: Fisikawan
  57. John Calvin: Tokoh Reformasi Gereja, pendiri Calvinisme
  58. Gregor Johann Mendel: Penemu teori genetika
  59. Max Karl Ernst Ludwig Planck: Fisikawan, mengemukakan Termodinamika
  60. Joseph Lister, 1st Baron Lister Inggris – Penemu Antiseptik yang secara besar mengurangi kematian akibat pembedahan
  61. Nikolaus August Otto: Penemu mesin pembakaran 4 tak
  62. Francisco Pizarro: Penakluk dari bangsa Spanyol yang menaklukkan Kerajaan Inka di Amerika Selatan
  63. Hernando Cortes: Penakluk dari bangsa Spanyol yang menaklukkan Meksiko
  64. Thomas Jefferson: Presiden ketiga AS
  65. Ratu Isabella I: Penguasa Spanyol, penyokong Cristopher Colombus
  66. Joseph Stalin ([[Joseph Vissarionovich Dzugashvili]: Tokoh revolusioner dan penguasa Uni Soviet
  67. Julius Caesar: Penguasa Roma
  68. Raja William I sang Penakluk: Meletakkan pembangunan Inggris modern
  69. Sigmund Freud: Pendiri sekolah Freud untuk psikologi, ahli psikoanalisis
  70. Edward Jenner: Penemu vaksin cacar
  71. Wilhelm Conrad Roentgen: Penemu sinar X
  72. Johann Sebastian Bach: Komponis
  73. Lao Tzu: Pendiri Taoisme
  74. Voltaire: Penulis dan filsuf
  75. Johannes Kepler – Jerman – Astronom penemu Hukum Kepler tentang pergerakan planet
  76. Enrico Fermi Salah satu tokoh abad atom, Bapak Bom Atom
  77. Leonhard Euler: Fisikawan, matematikawan penemu Kalkulus Diferensial dan Integral serta Aljabar
  78. Jean-Jacques Rousseau: Filsuf dan pengarang Prancis
  79. Niccolò Machiavelli: Penulis Sang Pangeran (risalat politik yang berpengaruh)
  80. Thomas Robert Malthus: – Inggris – Ekonom penulis Esai Prinsip Populasi dalam Pengaruhnya.
  81. John Fitzgerald Kennedy: Presiden AS yang mendirikan “Program Luar Angkasa Apollo”
  82. Gregory Goodwin Pincus: Endokrinolog, menemukan pil KB
  83. Mani (en): Nabi Iran abad ke-3, Pendiri Manicheanisme
  84. Vladimir Ilyich Lenin (Vladimir Ilyich Ulyanov): Tokoh revolusioner dan pemimpin Rusia
  85. Kaisar Sui Wen: Menyatukan Tiongkok, pendiri Dinasti Sui
  86. Vasco da Gama: Navigator, penemu rute pelayaran Eropa ke India
  87. Raja Cyrus yang Agung: Pendiri kekaisaran Persia
  88. Tsar Peter yang Agung: Mendekatkan Rusia kepada Eropa
  89. Mao Zedong (Mao Tse-tung): Bapak Maoisme, komunisme Tiongkok
  90. Sir Francis Bacon: Filsuf, menggambarkan secara induktif metode ilmiah
  91. Henry Ford: Pembuat mobil model T
  92. Meng Tse: Filsuf, pendiri sekolah Konfusianisme
  93. Zarathustra (Zoroaster): Pendiri Zoroastrianisme
  94. Ratu Elizabeth I: Ratu Inggris, memperbaiki Gereja Inggris setelah Ratu Mary
  95. Mikhail Sergeyevich Gorbachev: Perdana Menteri Rusia yang mengakhiri Komunisme di Uni Soviet dan Eropa Timur
  96. Raja Menes: Menyatukan Mesir Atas dan Mesir Bawah
  97. Kaisar Charlemagne: Kaisar Romawi Suci
  98. Homer:- Yunani – Penyair epik
  99. Kaisar Justinianus I: Kaisar Romawi, menaklukkan kembali kekaisaran Mediterania
  100. Mahavira: Pendiri Jainisme
Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

ALAM SEMESTA

Asal Mula Alam Semesta – Keajaiban Ilmiah Al Qur’an

Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari 'asap' yang menjadi asal kejadian alam semesta.
Gambar 10. Sebuah bintang terbentuk dari gumpalan gas dan asap (nebula), yang merupakan peninggalan dari ‘asap’ yang menjadi asal kejadian alam semesta. (The Space Atlas, Heather dan Henbest, hal. 50)

Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di dalam gumpalan tersebut.
Gambar 11. Nebula Laguna adalah sebuah gumpalan gas dan asap yang berdiameter sekitar 60 tahun cahaya. Ia dipendarkan oleh radiasi ultraviolet dari bintang panas yang baru saja terbentuk di dalam gumpalan tersebut. (Horizons, Exploring the Universe, Seeds, gambar 9, dari Association of Universities for Research in Astronomy, Inc.)

Ilmu pengetahuan moderen, ilmu astronomi, baik yang berdasarkan pengamatan maupun berupa teori, dengan jelas menunjukkan bahwa pada suatu saat seluruh alam semesta masih berupa ‘gumpalan asap’ (yaitu komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang, The First Three Minutes, a Modern View of the Origin of the Universe, Weinberg, hal. 94-105.). Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan bintang-bintang baru dari peninggalan ‘gumpalan asap’ semacam itu (lihat gambar 10 dan 11)

Bintang-bintang yang berkilauan yang kita lihat di malam hari, sebagaimana seluruh alam semesta, dulunya berupa materi ‘asap’ semacam itu. Allah telah berfirman di dalam Al Qur’an:

ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ

Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,… (Al Fushshiilat, 41: 11)

Karena bumi dan langit di atasnya (matahari, bulan, bintang, planet, galaksi dan lain-lain) terbentuk dari ‘gumpalan asap’ yang sama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa matahari dan bumi dahulu merupakan satu kesatuan. Kemudian mereka berpisah dan terbentuk dari ‘asap’ yang homogen ini. Allah telah berfirman:

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30)

Dr. Alfred Kroner adalah salah satu ahli ilmu bumi terkemuka. Ia adalah Profesor geologi dan Kepala Departemen Geologi pada Institute of Geosciences, Johannes Gutenberg University, Mainz, Jerman. Ia berkata: “Jika menilik tempat asal Muhammad… Saya pikir sangat tidak mungkin jika ia bisa mengetahui sesuatu semisal asal mula alam semesta dari materi yang satu, karena para ilmuwan saja baru mengetahui hal ini dalam beberapa tahun yang lalu melalui berbagai cara yang rumit dan dengan teknologi mutakhir. Inilah kenyataannya.” Ia juga berkata: “Seseorang yang tidak mengetahui apapun tentang fisika inti 14 abad yang lalu, menurut saya, tidak akan pernah bisa mengetahui, melalui pemikirannya sendiri, bahwa dulunya bumi dan langit berasal dari hal yang satu.”

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

AGAMA DI INDONESIA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Peta penyebaran agama di Indonesia berdasarkan hasil sensus 2010.

Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sejumlah agama diIndonesia berpengaruh secara kolektif terhadap politik, ekonomi dan budaya.[1] Menurut hasil sensus tahun 2010, 87,18% dari 237.641.326 penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam, 6,96% Protestan, 2,9% Katolik, 1,69% Hindu, 0,72% Buddha, 0,05% Kong Hu Cu, 0,13% agama lainnya, dan 0,38% tidak terjawab atau tidak ditanyakan.[2]

Dalam UUD 1945 dinyatakan bahwa “tiap-tiap penduduk diberikan kebebasan untuk memilih dan mempraktikkan kepercayaannya” dan “menjamin semuanya akan kebebasan untuk menyembah, menurut agama atau kepercayaannya”.[3] Pemerintah, bagaimanapun, secara resmi hanya mengakui enam agama, yakni Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu.[4][5]

Dengan banyaknya agama maupun aliran kepercayaan yang ada di Indonesia, konflik antar agama sering kali tidak terelakkan. Lebih dari itu, kepemimpinan politis Indonesia memainkan peranan penting dalam hubungan antar kelompok maupun golongan. Program transmigrasisecara tidak langsung telah menyebabkan sejumlah konflik di wilayah timur Indonesia.[6]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Jalur Sutra, yang menghubungkan antara India dan Indonesia.

Berdasar sejarah, kelompok pendatang telah menjadi pendorong utama keanekaragaman agama dan budaya di dalam negeri dengan pendatang dari India, Tiongkok, Portugal, Arab, dan Belanda.[7] Bagaimanapun, hal ini sudah berubah sejak beberapa perubahan telah dibuat untuk menyesuaikan budaya di Indonesia

Hindu dan Buddha telah dibawa ke Indonesia sekitar abad kedua dan abad keempat Masehi ketika pedagang dari India datang keSumatera, Jawa dan Sulawesi, membawa agama mereka. Hindu mulai berkembang di pulau Jawa pada abad kelima Masehi dengan kasta Brahmana yang memuja Siva. Pedagang juga mengembangkan ajaran Buddha pada abad berikut lebih lanjut dan sejumlah ajaran Buddha dan Hindu telah memengaruhi kerajaan-kerajaan kaya, seperti Kutai, Sriwijaya, Majapahit dan Sailendra.[8] Sebuah candi Buddha terbesar di dunia, Borobudur, telah dibangun oleh Kerajaan Sailendra pada waktu yang sama, begitu pula dengan candi Hindu, Prambanan juga dibangun. Puncak kejayaan Hindu-Jawa, Kerajaan Majapahit, terjadi pada abad ke-14 M, yang juga menjadi zaman keemasan dalam sejarah Indonesia.[9]

Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-14 melalui pedagang di Gujarat, India.[7] Islam menyebar sampai pantai barat Sumatera dan kemudian berkembang ke timur pulau Jawa. Pada periode ini terdapat beberapa kerajaan Islam, yaitu kerajaan Demak, Pajang, Mataram dan Banten. Pada akhir abad ke-15 M, 20 kerajaan Islam telah dibentuk, mencerminkan dominasi Islam di Indonesia.

Kristen Katolik dibawa masuk ke Indonesia oleh bangsa Portugis, khususnya di pulau Flores dan Timor.[10]

Kristen Protestan pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Belanda pada abad ke-16 M dengan pengaruh ajaran Calvinis dan Lutheran. Wilayah penganut animisme di wilayah Indonesia bagian Timur, dan bagian lain, merupakan tujuan utama orang-orang Belanda, termasuk Maluku, Nusa Tenggara, Papua dan Kalimantan. Kemudian, Kristen menyebar melalui pelabuhan pantai Borneo, kaum misionarispun tiba di Toraja, Sulawesi. Wilayah Sumatera juga menjadi target para misionaris ketika itu, khususnya adalah orang-orangBatak, dimana banyak saat ini yang menjadi pemeluk Protestan.[11]

Perubahan penting terhadap agama-agama juga terjadi sepanjang era Orde Baru.[12] Antara tahun 1964 dan 1965, ketegangan antara PKI dan pemerintah Indonesia, bersama dengan beberapa organisasi, mengakibatkan terjadinya konflik dan pembunuhan terburuk pada abad ke-20.[13] Atas dasar peristiwa itu, pemerintahan Orde Baru mencoba untuk menindak para pendukung PKI, dengan menerapkan suatu kebijakan yang mengharuskan semua untuk memilih suatu agama, karena kebanyakan pendukung PKI adalah ateis.[12] Sebagai hasilnya, tiap-tiap warganegara Indonesia diharuskan untuk membawa kartu identitas pribadi yang menandakan agama mereka. Kebijakan ini mengakibatkan suatu perpindahan agama secara massal, dengan sebagian besar berpindah agama ke Kristen Protestan dan Kristen Katolik. Karena Konghucu bukanlah salah satu dari status pengenal agama, banyak orang Tionghoa juga berpindah ke Kristen atau Buddha.[12]

Enam agama utama di Indonesia[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Penjelasan Atas Penetapan Presiden No 1 Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama pasal 1, “Agama-agama yang dipeluk oleh penduduk di Indonesia ialah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khong Hu Cu (Confusius)”.[14]

Islam[sunting | sunting sumber]

Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh, Indonesia.

Peta persebaran umat Islam di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010.

Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslimterbanyak di dunia, dengan 85% dari jumlah penduduk adalah penganut ajaran Islam.[15] Mayoritas Muslim dapat dijumpai di wilayah barat Indonesia seperti di Jawa dan Sumatera. Sedangkan di wilayah timur Indonesia, persentase penganutnya tidak sebesar di kawasan barat.[16] Sekitar 98% Muslim di Indonesia adalah penganut aliran Sunni.[17] Sisanya, sekitar dua juta pengikut adalah Syiah (di atas satu persen), berada di Jawa[17]

Sejarah Islam di Indonesia sangatlah kompleks dan mencerminkan keanekaragaman dan kesempurnaan tersebut kedalam kultur.[16] Pada abad ke-12, sebagian besar pedagang orang Islam dari India tiba di pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Hindu yang dominan beserta kerajaan Buddha, seperti Majapahit dan Sriwijaya, mengalami kemunduran, dimana banyak pengikutnya berpindah agama ke Islam. Dalam jumlah yang lebih kecil, banyak penganut Hindu yang berpindah ke Bali, sebagian Jawa dan Sumatera.[16] Dalam beberapa kasus, ajaran Islam di Indonesia dipraktikkan dalam bentuk yang berbeda jika dibandingkan dengan Islam daerah Timur Tengah.

Ada pula sekelompok pemeluk Ahmadiyah yang kehadirannya belakangan ini sering dipertanyakan. Aliran ini telah hadir di Indonesia sejak 1925. Pada 9 Juni 2008, pemerintah Indonesia mengeluarkan sebuah surat keputusan yang praktis melarang Ahmadiyah melakukan aktivitasnya ke luar. Dalam surat keputusan itu dinyatakan bahwa Ahmadiyah dilarang menyebarkan ajarannya.[18]

Kekristenan[sunting | sunting sumber]

Kristen Protestan[sunting | sunting sumber]

Peta persebaran umat Kristen Protestan di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010.

Permakaman seorang kepala suku Kristen di Kabupaten Tana Toraja,Sulawesi (1971). Rumah didekorasi dengan salinan lukisan Perjamuan Terakhir oleh Leonardo da Vinci.

Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa kolonialBelanda (VOC), pada sekitar abad ke-16. Kebijakan VOC yang mereformasi Katolik dengan sukses berhasil meningkatkan jumlah penganut paham Protestan di Indonesia.[19] Agama ini berkembang dengan sangat pesat pada abad ke-20, yang ditandai oleh kedatangan para misionaris dari Eropa ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti di wilayah barat Papua dan lebih sedikit di kepulauan Sunda.[20] Pada 1965, ketika terjadi perebutan kekuasaan, orang-orang tidak beragama dianggap sebagai orang-orang yang tidak ber-Tuhan, dan karenanya tidak mendapatkan hak-haknya yang penuh sebagai warganegara.[20] Sebagai hasilnya, gereja Protestan mengalami suatu pertumbuhan anggota.

Protestan membentuk suatu perkumpulan minoritas penting di beberapa wilayah. Sebagai contoh, di pulau Sulawesi, 17% penduduknya adalah Protestan, terutama di Tana Toraja, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara. Sekitar 75% penduduk di Tana Toraja adalah Protestan. dibeberapa wilayah, keseluruhan desa atau kampung memiliki sebutan berbeda terhadap aliran Protestan ini, tergantung pada keberhasilan aktivitas para misionaris.[21]

Di Indonesia, terdapat tiga provinsi yang mayoritas penduduknya adalah Protestan, yaitu Papua, Maluku,dan Sulawesi Utara dengan 90%,91%,94% dari jumlah penduduk. Di Papua, ajaran Protestan telah dipraktikkan secara baik oleh penduduk asli.Di Ambon, ajaran Protestan mengalami perkembangan yang sangat besar. Di Sulawesi Utara, kaumMinahasa, berpindah agama ke Protestan pada sekitar abad ke-18.[22] Saat ini, kebanyakan dari penduduk asli Sulawesi Utara menjalankan beberapa aliran Protestan. Selain itu, para transmigran dari pulau Jawa dan Madura yang beragama Islam juga mulai berdatangan. Sepuluh persen lebih-kurang; dari jumlah penduduk Indonesia adalah penganut Kristen Protestan.

Kristen Katolik[sunting | sunting sumber]

Peta persebaran umat Kristen Katolik di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010.

Katedral di Jakarta

Perintis: 645 – 1500[sunting | sunting sumber]

Agama Katolik untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia pada bagian pertama abad ketujuh di Sumatera Utara. Fakta ini ditegaskan kembali oleh (Alm) Prof. Dr. Sucipto Wirjosuprapto. Untuk mengerti fakta ini perlulah penelitian dan rentetan berita dan kesaksian yang tersebar dalam jangka waktu dan tempat yang lebih luas. Berita tersebut dapat dibaca dalam sejarah kuno karangan seorang ahli sejarah Shaykh Abu Salih al-Armini yang menulis buku “Daftar berita-berita tentang Gereja-gereja dan pertapaan dari provinsi Mesir dan tanah-tanah di luarnya”. yang memuat berita tentang 707 gereja dan 181 pertapaan Serani yang tersebar di Mesir, Nubia, Abbessinia, Afrika Barat, Spanyol, Arabia, India dan Indonesia.

Dengan terus dilakukan penyelidikan berita dari Abu Salih al-Armini kita dapat mengambil kesimpulan kota Barus yang dahulu disebut Pancur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatera Utara adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia. Di Barus juga telah berdiri sebuah Gereja dengan nama Gereja Bunda Perawan Murni Maria (Gereja Katolik Indonesia seri 1,diterbitkan oleh KWI)

Awal mula: abad ke-14 – abad ke-18[sunting | sunting sumber]

Dan selanjutnya abad ke-14 dan ke-15 entah sebagai kelanjutan umat di Barus atau bukan ternyata ada kesaksian bahwa abad ke-14 dan ke-15 telah ada umat Katolik di Sumatera Selatan.

Kristen Katolik tiba di Indonesia saat kedatangan bangsa Portugis, yang kemudian diikuti bangsa Spanyol yang berdagang rempah-rempah.[20]

Banyak orang Portugis yang memiliki tujuan untuk menyebarkan agama Katolik Roma di Indonesia, dimulai dari kepulauan Maluku pada tahun 1534. Antara tahun 1546 dan1547, pelopor misionaris Kristen, Fransiskus Xaverius, mengunjungi pulau itu dan membaptiskan beberapa ribu penduduk setempat.[23]

Pada abad ke-16, Portugis dan Spanyol mulai memperluas pengaruhnya di Manado dan kawasan Minahasa, serta mencapai Flores dan Timor. Portugis dan Spanyol berperan menyebarkan agama Kristen Katolik, namun hal tersebut tidak bertahan lama sejak VOC berhasil mengusir Spanyol dan Portugis dari Sulawesi Utara dan Maluku. VOC pun mulai menguasai Sulawesi Utara, untuk melindungi kedudukannya di Maluku.

Selama masa VOC, banyak penyebar dan penganut agama Katolik Roma yang ditangkap. Belanda adalah negara basis Protestan, dan penganut Katolik dianggap sebagai kaki-tangan Spanyol dan Portugis, musuh politik dan ekonomi VOC. Karena alasan itulah VOC mulai menerapkan kebijakan yang membatasi dan melarang penyebaran agama Katolik. Yang paling terdampak adalah umat Katolik di Sulawesi Utara, Flores dan Timor. Di Sulawesi Utara kini mayoritas adalah penganut Protestan. Meskipun demikian umat Katolik masih bertahan menjadi mayoritas di Flores, hingga kini Katolik adalah agama mayoritas di Nusa Tenggara Timur. Diskriminasi terhadap umat Katolik berakhir ketika Belanda dikalahkan oleh Perancis dalam era perang Napoleon. Pada tahun 1806, Louis Bonaparte, adik Napoleon I yang penganut Katolik diangkat menjadi Raja Belanda, atas perintahnya agama Katolik bebas berkembang di Hindia Belanda.

Agama Katolik mulai berkembang di Jawa Tengah ketika Frans van Lith menetap di Muntilan pada 1896 dan menyebarkan iman Katolik kepada rakyat setempat. Mulanya usahanya tidak membawa hasil yang memuaskan, hingga tahun 1904 ketika empat kepala desa dari daerah Kalibawang memintanya menjelaskan mengenai Katolik. Pada 15 Desember 1904, sebanyak 178 orang Jawa dibaptis di Semagung, Muntilan, Magelang.

Pada tahun 2006, 3% dari penduduk Indonesia adalah Katolik, lebih kecil dibandingkan para penganut Protestan. Mereka kebanyakan tinggal di Papua dan Flores. Selain di Flores, kantung Katolik yang cukup signifikan adalah di Jawa Tengah, yakni kawasan sekitar Muntilan, Magelang, Klaten, serta Yogyakarta. Selain masyarakat Jawa, iman Katolik juga menyebar di kalangan warga Tionghoa-Indonesia.

Hindu[sunting | sunting sumber]

Peta persebaran umat Hindu di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010

Seorang perempuan Hindu Bali sedang menempatkan sesajian di tempat suci keluarganya

Kebudayaan dan agama Hindu tiba di Indonesia pada abad pertama Masehi, bersamaan waktunya dengan kedatangan agama Buddha,[24]yang kemudian menghasilkan sejumlah kerajaan Hindu-Buddha sepertiKutai, Mataram dan Majapahit. Candi Prambanan adalah kuil Hindu yang dibangun semasa kerajaan Majapahit, semasa dinasti Sanjaya. Kerajaan ini hidup hingga abad ke 16 M, ketika kerajaan Islam mulai berkembang. Periode ini, dikenal sebagai periode Hindu-Indonesia, bertahan selama 16 abad penuh.[25]

Hindu di Indonesia berbeda dengan Hindu lainnya di dunia.[26] Sebagai contoh, Hindu di Indonesia, secara formal ditunjuk sebagai agama Hindu Dharma, tidak pernah menerapkan sistem kasta. Contoh lain adalah, bahwa Epos keagamaan Hindu Mahabharata (Pertempuran Besar Keturunan Bharata) dan Ramayana (Perjalanan Rama), menjadi tradisi penting para pengikut Hindu di Indonesia, yang dinyatakan dalam bentuk wayang dan pertunjukan tari. Aliran Hindu juga telah terbentuk dengan cara yang berbeda di daerah pulau Jawa, yang jadilah lebih dipengaruhi oleh versi Islam mereka sendiri, yang dikenal sebagai Islam Abangan atau Islam Kejawen.[27]

Semua praktisi agama Hindu Dharma berbagi kepercayaan dengan banyak orang umum, kebanyakan adalah Lima Filosofi: Panca Srada.[28]Ini meliputi kepercayaan satu Yang Maha Kuasa Tuhan, kepercayaan di dalam jiwa dan semangat, serta karma atau kepercayaan akan hukuman tindakan timbal balik. Dibanding kepercayaan atas siklus kelahiran kembali dan reinkarnasi, Hindu di Indonesia lebih terkait dengan banyak sekali yang berasal dari nenek moyang roh. Sebagai tambahan, agama Hindu di sini lebih memusatkan pada seni dan upacara agama dibanding kitab, hukum dan kepercayaan.[26]

Menurut catatan, jumlah penganut Hindu di Indonesia pada tahun 2006 adalah 6,5 juta orang),[29] sekitar 1,8% dari jumlah penduduk Indonesia, merupakan nomor empat terbesar. Namun jumlah ini diperdebatkan oleh perwakilan Hindu Indonesia, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). PHDI memberi suatu perkiraan bahwa ada 18 juta orang penganut Hindu di Indonesia.[30] Sekitar 93 % penganut Hindu berada di Bali. Selain Bali juga terdapat di Sumatera, Jawa, Lombok, dan pulau Kalimantan yang juga memiliki populasi Hindu cukup besar, yaitu di Kalimantan Tengah, sekitar 15,8 % (sebagian besarnya adalah Hindu Kaharingan, agama lokal Kalimantan yang digabungkan ke dalam agama Hindu).

Buddha[sunting | sunting sumber]

Peta persebaran umat Buddha di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010.

Bhikku Buddha melaksanakan puja bakti di Borobudur

Buddha merupakan agama tertua kedua di Indonesia, tiba pada sekitar abad keenam masehi.[31] Sejarah Buddha di Indonesia berhubungan erat dengan sejarah Hindu, sejumlah kerajaan Buddha telah dibangun sekitar periode yang sama. Seperti kerajaan Sailendra, Sriwijaya dan Mataram. Kedatangan agama Buddha telah dimulai dengan aktivitas perdagangan yang mulai pada awal abad pertama melalui Jalur Sutra antara India dan Indonesia.[32] Sejumlah warisan dapat ditemukan di Indonesia, mencakup candi Borobudur di Magelang dan patung atau prasasti dari sejarah Kerajaan Buddha yang lebih awal.

Mengikuti kejatuhan Soekarno pada pertengahan tahun 1960-an, dalam Pancasila ditekankan lagi pengakuan akan satu Tuhan (monoteisme).[33] Sebagai hasilnya, pendiri Perbuddhi (Persatuan Buddha Indonesia), Bhikku Ashin Jinarakkhita, mengusulkan bahwa ada satu dewata tertinggi, Sang Hyang Adi Buddha. Hal ini didukung dengan sejarah di belakang versi Buddha Indonesia pada masa lampau menurut teks Jawa kuno dan bentuk candi Borobudur.

Menurut sensus nasional tahun 2000, kurang lebih dari 2% dari total penduduk Indonesia beragama Buddha, sekitar 4 juta orang.[31] Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta, walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau, Sumatera Utara dan Kalimantan Barat. Namun, jumlah ini mungkin terlalu tinggi, mengingat agama Konghucudan Taoisme tidak dianggap sebagai agama resmi di Indonesia, sehingga dalam sensus diri mereka dianggap sebagai penganut agama Buddha.[31]

Konghucu[sunting | sunting sumber]

Peta persebaran umat Khonghucu di Indonesia berdasarkan sensus tahun 2010.

Agama Konghucu berasal dari Cina daratan dan yang dibawa oleh para pedagang Tionghoa dan imigran. Diperkirakan pada abad ketiga Masehi, orang Tionghoa tiba di kepulauan Nusantara.[4] Berbeda dengan agama yang lain, Konghucu lebih menitikberatkan pada kepercayaan dan praktik yang individual, lepas daripada kode etik melakukannya, bukannya suatu agama masyarakat yang terorganisir dengan baik, atau jalan hidup atau pergerakan sosial. Di era 1900-an, pemeluk Konghucu membentuk suatu organisasi, disebutTiong Hoa Hwee Koan (THHK) di Batavia (sekarang Jakarta).

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, umat Konghucu di Indonesia terikut oleh beberapa huru-hara politis dan telah digunakan untuk beberapa kepentingan politis. Pada 1965, Soekarno mengeluarkan sebuah keputusan presiden No. 1/Pn.Ps/1965 1/Pn.Ps/1965, di mana agama resmi di Indonesia menjadi enam, termasuklah Konghucu.[4] Pada awal tahun 1961, Asosiasi Khung Chiao Hui Indonesia (PKTHI), suatu organisasi Konghucu, mengumumkan bahwa aliran Konghucu merupakan suatu agama dan Confuciusadalah nabi mereka.

Tahun 1967, Soekarno digantikan oleh Soeharto, menandai era Orde Baru. Di bawah pemerintahan Soeharto, perundang-undangan anti Tiongkok telah diberlakukan demi keuntungan dukungan politik dari orang-orang, terutama setelah kejatuhan PKI, yang diklaim telah didukung oleh Tiongkok.[4] Soeharto mengeluarkan instruksi presiden No. 14/1967, mengenai kultur Tionghoa, peribadatan, perayaan Tionghoa, serta menghimbau orang Tionghoa untuk mengubah nama asli mereka. Bagaimanapun, Soeharto mengetahui bagaimana cara mengendalikan Tionghoa Indonesia, masyarakat yang hanya 3% dari populasi penduduk Indonesia, tetapi memiliki pengaruh dominan di sektor perekonomian Indonesia.[34] Pada tahun yang sama, Soeharto menyatakan bahwa “Konghucu berhak mendapatkan suatu tempat pantas di dalam negeri” di depan konferensi PKTHI.[4]

Pada tahun 1969, UU No. 5/1969 dikeluarkan, menggantikan keputusan presiden tahun 1967 mengenai enam agama resmi. Namun, hal ini berbeda dalam praktiknya. Pada 1978, Menteri Dalam Negeri mengeluarkan keputusan bahwa hanya ada lima agama resmi, tidak termasuk Konghucu.[4] Pada tanggal 27 Januari 1979, dalam suatu pertemuan kabinet, dengan kuat memutuskan bahwa Konghucu bukanlah suatu agama. Keputusan Menteri Dalam Negeri telah dikeluarkan pada tahun 1990 yang menegaskan bahwa hanya ada lima agama resmi di Indonesia.

Karenanya, status Konghucu di Indonesia pada era Orde Baru tidak pernah jelas. De jure, berlawanan hukum, di lain pihak hukum yang lebih tinggi mengizinkan Konghucu, tetapi hukum yang lebih rendah tidak mengakuinya. De facto, Konghucu tidak diakui oleh pemerintah dan pengikutnya wajib menjadi agama lain (biasanya Kristen atau Buddha) untuk menjaga kewarganegaraan mereka. Praktik ini telah diterapkan di banyak sektor, termasuk dalam kartu tanda penduduk, pendaftaran perkawinan, dan bahkan dalam pendidikan kewarga negaraan di Indonesia yang hanya mengenalkan lima agama resmi.[4]

Setelah reformasi Indonesia tahun 1998, ketika kejatuhan Soeharto, Abdurrahman Wahid dipilih menjadi presiden yang keempat. Wahid mencabut instruksi presiden No. 14/1967 dan keputusan Menteri Dalam Negeri tahun 1978. Agama Konghucu kini secara resmi dianggap sebagai agama di Indonesia. Kultur Tionghoa dan semua yang terkait dengan aktivitas Tionghoa kini diizinkan untuk dipraktekkan. Warga Tionghoa Indonesia dan pemeluk Konghucu kini dibebaskan untuk melaksanakan ajaran dan tradisi mereka. Seperti agama lainnya di Indonesia yang secara resmi diakui oleh negara, maka Tahun Baru Imlek telah menjadi hari libur keagamaan resmi.

Agama dan kepercayaan lainnya[sunting | sunting sumber]

Beberapa agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia:
Lihat pula, Agama asli Nusantara

Yahudi[sunting | sunting sumber]

Terdapat komunitas kecil Yahudi yang tidak diakui di Jakarta dan Surabaya. Pendirian Yahudi awal di kepulauan ini berasal dari Yahudi Belanda yang datang untuk berdagang rempah. Pada tahun 1850-an, sekitar 20 keluarga Yahudi dari Belanda dan Jerman tinggal di Jakarta (waktu itu disebut Batavia). Beberapa tinggal di Semarang dan Surabaya. Beberapa Yahudi Baghdadi juga tinggal di pulau ini. Pada tahun 1945, terdapat sekitar 2.000 Yahudi Belanda di Indonesia. Pada tahun 1957, dilaporkan masih ada sekitar 450 orang Yahudi, terutama Ashkenazim di Jakarta dan Sephardim di Surabaya. Komunitas ini berkurang menjadi 50 pada tahun 1963. Pada tahun 1997, hanya terdapat 20 orang Yahudi, beberapa berada di Jakarta dan sedikit keluarga Baghdadi di Surabaya.[35]

Yahudi di Surabaya memiliki sinagoga. Mereka hanya sedikit hubungan dengan Yahudi di luar Indonesia. Tidak ada pelayanan yang diberikan pada sinagoga.[36] Sinagoga ini telah ditutup oleh umat Muslim yang menentang Perang Gaza 2008-2009.[37] Satu-satunya sinagoga yang masih tersisa terletak di luar kota Manado, yang dihadiri oleh sekitar 10 orang.[37]

Di Indonesia saat ini telah dibentuk The United Indonesian Jewish Community (UIJC) oleh komunitas Keturunan Yahudi Indonesia. Organisasi ini sudah dibentuk sejak Tahun 2009, tapi baru diresmikan pada Bulan Oktober Tahun 2010. UIJC ini dipimpin oleh keluarga Verbrugge. Menurut sumber dari UIJC saat ini keturunan Yahudi di Indonesia yang sudah diketahui hampir mendekati 2.000-an orang. Yang sudah terdeteksi 500-an. tersebar hampir merata di seluruh Indonesia, bahkan ada di Aceh, Sumatra Utara & Sumatra Barat. Di Sulawesi Utara mempunyai potensi sampai 800-an orang, di Jakarta diperkirakan lebih dari 200-an orang dan di Surabaya mempunyai keturunan Yahudi yang juga cukup banyak jumlah-nya. Selain itu anggota UIJC juga ada yang berasal dari daerah lain, diantaranya Lampung, Tangerang, Bekasi, Cirebon, Bandung, Semarang, Solo, Cilacap, Yogyakarta, & Bali. Umumnya mereka adalah keturunan campuran antara Indonesia dengan Yahudi Belanda, Jerman, Belgia, Irak, dan Portugis. Meski demikian, bukan berarti anggota UIJC harus beragama Yahudi,karena organisasi ini hanyalah sebagai paguyuban warga keturunan Yahudi di Indonesia. Anggota UIJC perawakannya kebanyakan sudah sangat Indonesia karena telah bercampur ras dengan pribumi.

Baha’i[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia hadir sejumlah pemeluk agama Baha’i. Berapa jumlah mereka sebenarnya tidak diketahui dengan pasti karena seringkali mereka mengalami tekanan dan penolakan dari masyarakat sekitarnya.[38] Salah satu penganut agama Baha’i yang diketahui secara terbatas adalah belasan penganut di sebuah wilayah di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Kristen Ortodoks[sunting | sunting sumber]

Meskipun Kristen Ortodoks sudah hadir di Indonesia pada abad ke-7, baru pada abad ke-20 Gereja ini hadir secara resmi dengan nama Gereja Orthodox Indonesia, dimana para imam Gereja Orthodox di Indonesia berasal dari dua kewilayahan, yaitu Gereja Orthodox Yunani Kepatriarkan Konstantinopel dan Gereja Orthodox Rusia di luar Rusia Kepatriarkan Moskow. Ketua umum Gereja Orthodox Indonesia adalah Arkimandrit Romo Daniel Bambang Dwi Byantoro, Ph.D. yang adalah imam Indonesia pertama Gereja Orthodox di Indonesia.

Hubungan antar agama[sunting | sunting sumber]

Walaupun pemerintah Indonesia mengenali sejumlah agama berbeda, konflik antar agama kadang-kadang tidak terelakkan. Di masa Orde Baru, Soeharto mengeluarkan perundang-undangan yang oleh beberapa kalangan dirasa sebagai anti Tionghoa. Presiden Soeharto mencoba membatasi apapun yang berhubungan dengan budaya Tionghoa, mencakup nama dan agama.[39] Sebagai hasilnya, Buddha dan Khonghucu telah diasingkan.

Antara 1966 dan 1998, Soeharto berikhtiar untuk de-Islamisasi pemerintahan, dengan memberikan proporsi lebih besar terhadap orang-orang Kristen di dalam kabinet.[40]Namun pada awal 1990-an, isu Islamisasi yang muncul, dan militer terbelah menjadi dua kelompok, nasionalis dan Islam.[40] Golongan Islam, yang dipimpin oleh Jenderal Prabowo, berpihak pada Islamisasi, sedangkan Jenderal Wiranto dari golongan nasionalis, berpegang pada negara sekuler.

Semasa era Soeharto, program transmigrasi di Indonesia dilanjutkan, setelah diaktifkan oleh pemerintahan Hindia Belanda pada awal abad ke-19. Maksud program ini adalah untuk memindahkan penduduk dari daerah padat seperti pulau Jawa, Bali dan Madura ke daerah yang lebih sedikit penduduknya, seperti Ambon, kepulauan Sunda dan Papua. Kebijakan ini mendapatkan banyak kritik, dianggap sebagai kolonisasi oleh orang-orang Jawa dan Madura, yang membawa agama Islam ke daerah non-Muslim.[6] Penduduk di wilayah barat Indonesia kebanyakan adalah orang Islam dengan Kristen merupakan minoritas kecil, sedangkan daerah timur, populasi Kristen adalah sama atau bahkan lebih besar dibanding populasi orang Islam. Hal ini bahkan telah menjadi pendorong utama terjadinya konflik antar agama dan ras di wilayah timur Indonesia, seperti kasus Poso pada tahun 2005.

Pemerintah telah berniat untuk mengurangi konflik atau ketegangan tersebut dengan pengusulan kerjasama antar agama.[41] Kementerian Luar Negeri, bersama dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, yang dipegang oleh Sarjana Islam Internasional, memperkenalkan ajaran Islam moderat, yang mana dipercaya akan mengurangi ketegangan tersebut.[41] Pada 6 Desember 2004, dibuka konferensi antar agama yang bertema “Dialog Kooperasi Antar Agama: Masyarakat Yang Membangun dan Keselarasan”. Negara-negara yang hadir di dalam konferensi itu ialah negara-negara anggota ASEAN, Australia, Timor Timur, Selandia Baru dan Papua Nugini, yang dimaksudkan untuk mendiskusikan kemungkinan kerjasama antar kelompok agama berbeda di dalam meminimalkan konflik antar agama di Indonesia.[41] Pemerintah Australia, yang diwakili oleh menteri luar negerinya, Alexander Downer, sangat mendukung konferensi tersebut.

Animisme[sunting | sunting sumber]

Kepercayaan terhadap benda mati (animisme) di Indonesia sama dengan penyembah benda mati di dunia lainnya, yang mana, suatu kepercayaan terhadap objek tertentu, seperti pohon, batu atau orang-orang. Kepercayaan ini telah ada dalam sejarah Indonesia yang paling awal, di sekitar pada abad pertama, tepat sebelum Hindu tiba Indonesia.[42] Lagipula, dua ribu tahun kemudian, dengan keberadaan Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu dan agama lainnya, penyembah benda mati masih tersisa di beberapa wilayah di Indonesia. Bagaimanapun, kepercayaan ini tidak diterima sebagai agama resmi di Indonesia, sebagaimana dinyatakan di dalam Pancasila bahwa kepercayaan itu pada Ketuhanan Yang Maha Esa atau monoteisme.[42] Penyembah benda mati, pada sisi lain tidak percaya akan dewa tertentu.

Daftar kepribadian agama[sunting | sunting sumber]

Agama Pemimpin Umat Kitab Suci Tempat Ibadah Hari Libur Nasional Hari Agama Nasional Pelaksanaan Ibadah
Islam Kyai
Habib
Syekh
Ulama
Al Quran Masjid
Musholla
Langgar
Idul Fitri
Idul Adha
Tahun Baru Hijriyah
Maulid Nabi Muhammad SAW
Isra dan Mi’raj
Ramadan
Nisfu Sya’ban
Nuzulul Qur’an
Ramadan
Shalat Jum’at
Nisfu Sya’ban
Idul Fitri
Idul Adha
Tahun Baru Hijriyah
Hari Asyura
Lima kali sehari dari setiap hari
Kristen Pendeta Alkitab Gereja Wafatnya Yesus Kristus
Kenaikan Yesus Kristus
Natal
Jumat Agung
Minggu Paskah
Natal
Minggu (sabtu bagi Adventist)
Katolik Romo
Uskup
Paus
Rabu Abu
Minggu Palma
Kamis Putih
Jumat Agung
Sabtu Suci
Minggu Paskah
Natal
Sabtu, Minggu
Hindu Sulinggih
Pedanda
Pandita
Weda Pura Nyepi Deepavali
Galungan
Kuningan
Saraswati
Siwaratri
Pagerwesi
Tiga kali sehari
Buddha Bhiksu
Pandita
Bhante
Tripitaka Vihara Waisak Kathina puja
Asadha puja
Magha Puja
Minggu serta setiap tanggal 1, 8, 15, dan 23 penanggalan Chandra Sengkala
Khonghucu Xueshi
Wenshi
Jiaosheng
Sishu
Wujing
Xiao Jing
Klenteng
Kong Miao
Wen Miao
Litang
Imlek Cap Go Meh
Jing Tian Gong (Khing Thi Kong)
Harlah Khonghucu
Hari Wafat Khonghucu
Qing Ming
Duan Wu
Dong Zhi
Tanggal 1 dan 15 Yinli /Imlek, Minggu

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Agama

Ateisme

Buddha

Hindu

Islam

Kristen

Mitologi

Yahudi

Agama Ateisme Buddha Hindu Islam & Al Qur’an Kristen Mitologi Yahudi

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Bertrand J, Nationalism and Ethnic Conflict in Indonesia, Cambridge : Cambridge University Press, 2004, 278 pages, ISBN 0-521-81889-3. Retrieved October 22, 2006
  • International Coalition for Religious Freedom. (2004). “Indonesia”. “Religious Freedom World Report”. Retrieved September 6, 2006
  • Llyod G and Smith S, Indonesia Today, Lanham, Maryland : Rowman & Littlefield Publishers, 2001, 343 pages, ISBN 0-7425-1761-6
  • Shaw, E. “Indonesian Religions”. “Overview of World Religions”. Retrieved September 8, 2006
  • Bunge, F.M. (ed.) (1983). Indonesia: A Country Study. U.S. Library of Congress. Diakses 2006-10-02.

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ “Instant Indonesia: Religion of Indonesia”. Swipa. Diakses 2006-10-02.
  2. ^ “Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut”. Sensus Penduduk 2010. Jakarta, Indonesia: Badan Pusat Statistik. 15 May 2010. Islam 207176162 (87,18%), Kristen 16528513 (6,96), Katolik 6907873 (2,91), Hindu 4012116 (1,69), Buddha 1703254 (0,72), Kong Hu Cu 117091 (0,05), lainnya 299617 (0,13), tidak terjawab 139582 (0,06), tidak ditanyakan 757118 (0,32), total 237641326
  3. ^ “Undang-undang Dasar 1945”. Diakses 2006-10-02.
  4. ^ a b c d e f g Yang, Heriyanto (2005). “The History and Legal Position of Confucianism in Post Independence Indonesia”. Religion 10 (1). Diakses 2006-10-02.
  5. ^ Hosen, Nadirsyah (2005-09-08). “Religion and the Indonesian Constitution: A Recent Debate”. Journal of Southeast Asian Studies (Cambridge University Press).doi:10.1017/S0022463405000238. Diakses 2006-10-26.
  6. ^ a b “Transmigration”. Prevent Conflict. April 2002. Diakses 2006-10-13.
  7. ^ a b “Indonesian Religions”. Encyclopedia of Philosophy, Theology and Religion (PHILTAR). St. Martin’s College. Diakses 2006-10-02.
  8. ^ “The Period of Hindu Kingdoms”. Embassy of Republic of Indonesia at Bangkok, Thailand. 2006. Diakses 2006-10-17.
  9. ^ Pariwono, John I.; Abdul Gani Ilahude and Malikusworo Hutomo (December 2005).“Progress in Oceanography of the Indonesian Seas: A Historical Perspective” (PDF).Oceanography (The Oceanography Society) 18 (4): 8. doi:10.5670/oceanog.2005.04. Diakses 2006-10-27.
  10. ^ East Asia. OMF International. September 2003. Diakses 2006-10-27.
  11. ^ Goh, Robbie B.H. Christianity in Southeast Asia. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 80. 9812302972.
  12. ^ a b c Bertrand, Jaques (2004). Nationalism and Ethnic Conflict in Indonesia. Cambridge University Press. ISBN 0-521-52441-5.
  13. ^ Kahin, George McT. and Kahin, Audrey R. Subversion as Foreign Policy: The Secret Eisenhower and Dulles Debacle in Indonesia. New York: The New Press, 1995.
  14. ^ “Penetapan Presiden No 1 Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama”. Diakses 2008-4-8.
  15. ^ Suryodiningrat, Meidyatama (2006-10-02). “Who Are Indonesians?”. The Jakarta Post. Diakses 2006-10-02.
  16. ^ a b c cf. Bunge (1983), chapter Islam.
  17. ^ a b Reza, Imam. “Shia Muslims Around the World”. Diakses 2006-10-04.
  18. ^ accessdate=2008-12-03
  19. ^ Goh, Robbie B.H. Christianity in Southeast Asia. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. p.80. 9812302972.
  20. ^ a b c cf. Bunge (1983), chapter Christianity.
  21. ^ “Indonesia – (Asia)”. Reformed Online. Reformed Online. Diakses 2006-10-07.
  22. ^ “History – Colonialism & Independence”. North Sulawesi Tourism. Diakses 2006-10-02.
  23. ^ Vermander, Benoit. “Francis Xavier and Asia: the road to cultural inventiveness”.Academic director of Taipei Ricci Institute. International Study Commission. Diakses 2006-10-07.
  24. ^ “Hinduism”. OMF International UK. OMF International UK. Diakses 2006-10-03.
  25. ^ “History on Indonesia”. Indonesian Consulate General, Los Angeles, USA. Diakses 2006-10-03.
  26. ^ a b cf. Bunge (1983), chapter Hinduism.
  27. ^ Lidde, R. William (August 1996). “The Islamic Turn in Indonesia: A Political Explanation”. Journal of Asian Studies 55 (3): 613–634. doi:10.2307/2646448. Diakses 2006-10-27.
  28. ^ Suryani, Luh Ketut (2004). “Balinese Women in a Changing Society”. Journal of the American Academy of Psychoanalysis and Dynamic Psychiatry 32 (1: Special issue Women and Society). doi:10.1521/jaap.32.1.213.28335. 1546-0371. Diakses 2006-10-27.
  29. ^ Indonesia International Religious Freedom Report 2005 – US State Department
  30. ^ U.S. Department of State Annual Report on International Religious Freedom for 2006 – Indonesia – September 2006 US State Department
  31. ^ a b c “Buddhism in Indonesia”. Buddha Dharma Education Association. Buddha Dharma Education Association. 2005. Diakses 2006-10-03.
  32. ^ Flanagan, Anthony (2006). “Buddhist Art: Indonesia”. About. Diakses 2006-10-03.
  33. ^ cf. Bunge (1983), chapter Buddhism.
  34. ^ Michael Richardson. “Native Groups Seek Wealth Shift – Voluntary or Not : Indonesia Pressures Chinese”. International Herarld Tribune. Diarsipkan dari aslinya tanggal 2005-10-25. Diakses 2006-10-02.
  35. ^ “The Jewish Community of Indonesia”. The Databases of Jewish Communities. Museum of the Jewish People. Diakses 2006-12-15.
  36. ^ Larry Polansky. “The Surabaya, Indonesia Jewish Community”. Diakses 2006-12-15.
  37. ^ a b Norimitsu Onishi. “In Sliver of Indonesia, Public Embrace of Judaism”. Diakses 2010-11-23.
  38. ^ http://www.kapanlagi.com/h/0000198260.html Rudi Soraya: Agama Baha’i Bukan Sekte Dalam Islam
  39. ^ Effendi, Wahyu (2004-06-28). “Pembaruan Hukum Catatan Sipil dan Penghapusan Diskriminasi di Indonesia”. Diakses 2006-10-13.(Indonesia)
  40. ^ a b “Intergroup Relations”. Prevent Conflict. May 2002. Diakses 2006-10-13.
  41. ^ a b c Embassy of Republic of Indonesia at Canberra, Australia (2004-12-06). Transcript of Joint Press Conference Indonesian Foreign Minister, Hassan Wirajuda, with Australian Foreign Minister, Alexander Downer. Siaran pers. Diakses pada 2006-10-14.
  42. ^ a b “Animism”. PHILTAR. PHILTAR. Diakses 2006-10-04.
Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

BELAJAR

936078_1411382882489841_686737164428469610_n

Belajar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.[1] Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon.

Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar, sedangkan respons berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur, yang dapat diamati adalah stimulus dan respons, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pelajar (respons) harus dapat diamati dan diukur.

Penjelasan dari perubahan dalam definisi belajar[sunting | sunting sumber]

  • Perubahan akibat belajar dapat terjadi dalam berbagai bentuk perilaku, dari ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotor. Tidak terbatas hanya penambahan pengetahuansaja.
  • Sifat perubahannya relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula. Tidak bisa diterapkan pada perubahan akibat situasi sesaat, seperti perubahan akibat kelelahan, sakit, mabuk, dan sebagainya.
  • Proses perubahan tingkah laku dinyatakan dalam bentuk penguasaan, penggunaan, dan penilaian terhadap sikap dan nilai-nilai pengetahuan yang terdapat dalam berbagai bidang studi atau lebih luas lagi dalam berbagai aspek kehidupan.
  • Perubahannya tidak harus langsung mengikuti pengalaman belajar. Perubahan yang segera terjadi umumnya tidak dalam bentuk perilaku, tapi terutama hanya dalam potensi seseorang untuk berperilaku.
  • Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman, praktik atau latihan. Berbeda dengan perubahan serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
  • Perubahan akan lebih mudah terjadi bila disertai adanya penguat, berupa ganjaran yang diterima – hadiah atau hukuman – sebagai konsekuensi adanya perubahan perilaku tersebut.
  • Proses perubahan dalam belajar menuju ke arah tujuan yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.
  • perasaan bangga dalam diri karena dapat mengerti dan paham akan apa yang di pelajari.

Empat tahapan belajar[sunting | sunting sumber]

Ada empat tahapan belajar manusia, yaitu:

  • Inkompetensi bawah sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tidak tahu.
  • Inkompetensi sadar, yaitu sadar bahwa ia tidak tahu.
  • Kompetensi sadar, yaitu sadar bahwa ia tahu.
  • Kompetensi bawah sadar, yaitu tidak sadar bahwa ia tahu.

Inkompetensi bawah sadar[sunting | sunting sumber]

Kondisi di saat kita tidak mengetahui kalau ternyata kita tidak tahu. Contohnya adalah keadaan pikiran banyak pengemudi muda saat mulai belajar mengemudi. Itulah mengapa pengemudi muda mengalami lebih banyak kecelakaan ketimbang pengemudi yang lebih tua dan berpengalaman. Mereka tidak dapat (atau tidak mau) mengakui terbatasnya pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman mereka. Orang-orang yang berada dalam keadaan ini kemungkinan besar akan mengambil risiko, memapar diri pada bahaya atau kerugian, untuk alasan sederhana yang sama sekali tidak mereka sadari bahwa itulah yang mereka lakukan.

Inkompetensi sadar[sunting | sunting sumber]

Pengakuan sadar pada diri sendiri bahwa kita tidak tahu, dan penerimaan penuh atas kebodohan kita.

Kompetensi sadar[sunting | sunting sumber]

Sadar bahwa kita tahu, yaitu ketika kita mulai memiliki keahlian atas sebuah subjek, tetapi tindakan kita belum berjalan otomatis. Pada belajar yang ini, kita harus melaksanakan semua tindakan dalam level sadar. Saat belajar mengemudi, misalnya, kita harus secara sadar tahu di mana tangan dan kaki kita, berpikir dalam setiap pengambilan keputusan apakah akan menginjak rem, berbelok, atau ganti gigi. Saat kita melakukannya, kita berpikir dengan sadar tentang bagaimana melakukannya. Pada tahap ini, reaksi kita jauh lebih lamban ketimbang reaksi para pakar.

Kompetensi bawah sadar[sunting | sunting sumber]

Tahapan seorang ahli yang sekadar melakukannya, dan bahkan mungkin tidak tahu bagaimana ia melakukannya secara terperinci. Ia tahu apa yang ia lakukan, dengan kata lain, ada sesuatu yang ia lakukan di hidup ini yang bagi orang lain tampak penuh risiko tetapi bagi dia bebas risiko. Ini terjadi karena ia telah membangun pengalaman dan mencapai kompetensi bawah sadar pada aktivitas itu selama beberapa tahun. Ia tahu apa yang ia lakukan, dan ia juga tahu apa yang tidak dapat ia lakukan. Bagi seseorang yang tidak memiliki pengetahuan dan pengalamannya, apa yang ia lakukan tampak penuh risiko.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Slavin, (2000:143)

Prana Luar[sunting | sunting sumber]

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Tentang Ali fathoni

AKI

DAFTAR RIWAYAT HIDUP 

DATA PRIBADI

Nama                                       : ALI FATHONI

Tempat/ Tanggal lahir             : Lamongan, 10 April 1986

Umur                                       : 29 thn

Alamat                                     : Jl. Sidodadi RT/RW : 03/07 Kebalandono Kec, Babat

Agama                                     : Islam

Status                                      : Belum nikah

Kewarganegaraan                   : Indonesia

Email                                       : alifatoni@rocketmail.com / alifathonistmm@gmail.com / alifathonistmm@yahoo.com

No.Telephon                           : 085748087018

RIWAYAT PENDIDIKAN

  1. MI Lulus tahun 1999
  2. Mts Lulus tahun 2002
  3. SMK Lulus tahun 2005
  4. S-1 Universitas Wijaya Putra Surabaya Lulus tahun 2012
  5. S-2 Universitas Wijaya Putra Surabaya Lulus tahun 2015
  6. Rencana Lanjut S-3 Di Universitas Negeri Surabaya 2017

Pengalaman Kerja :      

  1. PT. Bumi Menara Internusa
  2. PT. Coca Cola
  3. PT. ANZ Panin Bank
  4. PT. Millenium Penata Futures
  5. PT. Dana Pasifik Futures
  6. PT. Bank Panin
  7. PT. Gumindo Bogamanis
  8. Madrasah Ibtida’iyah Ma’arif Nahdlatul Ulama
  9. Universitas Islam Lamongan
  10. Bisnis komunitas

Ketrampilan :

  1. Dapat mengoperasikan Microsoft Office ( Word, Excel, Powerpoint )
  2. Dapat mengoperasikan internet termasuk e-mail,browsing dll.
  3. Dapat mengoperasikan Program Adobe Photoshop, Corel Draw, SPSS
  4. Dapat mengoperasikan Program Visual Basic, MT4 ( Trading Online )
  5. Dapat menganalisa secara teknik dan fundamental dari fluktuasi harga ( Indeks Saham, Forex dan Loco London Gold )
  6. Service Komputer
Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

SEJARAH GUNUNG BROMO

CIMG2017

Sejarah Gunung Bromo | Legenda Bromo TenggerWisata Bromo. konon pada jaman dahulu kala ketika kerajaan majapahit mengalami serangan dari berbagai daerah penduduk pribumi kebingungan untuk mencari tempat tinggal hingga pada akhirnya mereka terpisah menjadi 2 bagian yan pertama menuju ke gunung Bromo, kedua menuju Bali. Ke 2 tempat ini sampai sekarang mempunyai 2 kesamaan yaitu sama – sama menganut kepercayaan beragama Hindu. Disebut suku Tengger di kawasan Gunung Bromo, Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng juga Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger itu. “Teng” akhiran nama Roro An-”teng” dan “ger” akhiran nama dari Joko Se-”ger” dan Gunung Bromo sendiri dipercaya sebagai gunung suci. Mereka menyebutnya sebagai Gunung Brahma. orang Jawa kemudian menyebutnya Gunung Bromo.

Di sebuah kisah tentang Sejarah Gunung Bromo | Legenda Bromo Tengger beginilah asal – usul legenda Gunung Bromo.

Di sebuah pertapaan, istri seorang Brahmana / Pandhita baru saja melahirkan seorang putra dengan fisiknya sangat bugar dengan tangisan yang sangat keras ketika lahir, karenanya bayi tersebut diberi nama ” JOKO SEGER “.

Di tempat sekitar Gunung Pananjakan, pada waktu itu ada seorang anak perempuan yang lahir dari titisan dewa. Wajahnya cantik juga elok. Dia satu-satunya anak yang paling cantik di tempat itu. Ketika dilahirkan, anak itu tidak layaknya bayi lahir. Ia diam, tidak menangis sewaktu pertama kali menghirup udara. Bayi itu begitu tenang, lahir tanpa menangis dari rahim ibunya. Maka oleh orang tuanya, bayi itu dinamai Rara Anteng.

Dari hari ke hari tubuh Rara Anteng tumbuh menjadi besar. Garis-garis kecantikan nampak jelas diwajahnya. Termasyurlah Rara Anteng sampai ke berbagai tempat. Banyak putera raja melamarnya. Namun pinangan itu ditolaknya, karena Rara Anteng sudah terpikat hatinya kepada Joko Seger.

Suatu hari Rara Anteng dipinang oleh seorang bajak yang terkenal sakti dan kuat. Bajak tersebut terkenal sangat jahat. Rara Anteng terkenal halus perasaannya tidak berani menolak begitu saja kepada pelamar yang sakti. Maka ia minta supaya dibuatkan lautan di tengah-tengah gunung. Dengan permintaan yang aneh, dianggapnya pelamar sakti itu tidak akan memenuhi permintaannya. Lautan yang diminta itu harus dibuat dalam waktu satu malam, yaitu diawali saat matahari terbenam hingga selesai ketika matahari terbit. Disanggupinya permintaan Rara Anteng tersebut.

Pelamar sakti tadi memulai mengerjakan lautan dengan alat sebuah tempurung (batok kelapa) sehingga pekerjaan itu hampir selesai. Melihat kenyataan demikian, hati Rara Anteng mulai gelisah. Bagaimana cara menggagalkan lautan yang sedang dikerjakan oleh Bajak itu? Rara Anteng merenungi nasibnya, ia tidak bisa hidup bersuamikan orang yang tidak ia cintai. Kemudian ia berusaha menenangkan dirinya. Tiba-tiba timbul niat untuk menggagalkan pekerjaan Bajak itu.

Rara Anteng mulai menumbuk padi di tengah malam. Pelan-pelan suara tumbukan dan gesekan alu membangunkan ayam-ayam yang sedang tidur. Kokok ayam pun mulai bersahutan, seolah-olah fajar telah tiba, tetapi penduduk belum mulai dengan kegiatan pagi.

Bajak mendengar ayam-ayam berkokok, tetapi benang putih disebelah timur belum juga nampak. Berarti fajar datang sebelum waktunya. Sesudah itu dia merenungi nasib sialnya. Rasa kesal dan marah dicampur emosi, pada akhirnya Tempurung (Batok kelapa) yang dipakai sebagai alat mengeruk pasir itu dilemparkannya dan jatuh tertelungkup di samping Gunung Bromo dan berubah menjadi sebuah gunung yang sampai sekarang dinamakan Gunung Batok.

Dengan kegagalan Bajak itu membuat lautan di tengah-tengah Gunung Bromo, suka citalah hati Rara Anteng. Ia melanjutkan hubungan dengan kekasihnya, Joko Seger. Kemudian hari, Rara Anteng dan Joko Seger menikah sehingga menjadi pasangan suami istri yang bahagia, karena keduanya saling mengasihi dan mencintai.

Pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger membangun pemukiman dan kemudian memerintah di kawasan Tengger dengan sebutan Purbowasesa Mangkurat Ing Tengger, maksudnya “Penguasa Tengger Yang Budiman”. Nama Tengger diambil dari akhir suku kata nama Rara Anteng dan Jaka Seger. Kata Tengger berarti juga Tenggering Budi Luhur atau pengenalan moral tinggi, simbol perdamaian abadi.

Dari waktu ke waktu masyarakat Tengger hidup makmur dan damai, namun sang penguasa tidaklah merasa bahagia, karena setelah beberapa lama pasangan Rara Anteng dan Jaka Tengger berumahtangga belum juga dikaruniai keturunan. Kemudian diputuskanlah untuk naik ke puncak gunung Bromo untuk bersemedi dengan penuh kepercayaan kepada Yang Maha Kuasa agar di karuniai keturunan.

Tiba-tiba ada suara gaib yang mengatakan bahwa semedi mereka akan terkabul namun dengan syarat bila telah mendapatkan keturunan, anak yang bungsu harus dikorbankan ke kawah Gunung Bromo, Pasangan Roro Anteng dan Jaka Seger menyanggupinya, kemudian didapatkannya 25 orang putra-putri, namun naluri orang tua tetaplah tidak tega bila kehilangan putra-putrinya. Pendek kata tentang Sejarah Gunung Bromo | Legenda Bromo Tengger, pasangan Rara Anteng dan Jaka Seger ingkar janji, Dewa menjadi marah dengan mengancam akan menimpakan malapetaka, kemudian terjadilah prahara keadaan menjadi gelap gulita sehingga kawah Gunung Bromo menyemburkan api.

Kusuma anak bungsunya lenyap dari pandangan terjilat api kemudian masuk ke kawah Bromo, bersamaan hilangnya Kesuma terdengarlah suara gaib: ”Saudara-saudaraku yang kucintai, aku telah dikorbankan oleh orang tua kita dan Hyang Widi menyelamatkan kalian semua. Hiduplah damai dan tenteram, sembahlah Syah Hyang Widi. Aku ingatkan agar kalian setiap bulan Kasada pada hari ke-14 mengadakan sesaji yang berupa hasil bumi kemudian di persambahkan kepada Hyang Widi asa di kawah Gunung Bromo. sampai sekarang kebiasaan ini diikuti secara turun temurun oleh masyarakat Tengger dan setiap tahun diadakan upacara Kasada di Poten lautan pasir dan kawah Gunung Bromo.

Begitulah Sejarah Gunung Bromo | Legenda Bromo Tengger semoga cerita ini menjadi budaya yang tak terlupakan, hingga sampai sekarang Gunung Bromo menjadi tempat begitu indah juga menjadi lokasiWisata Bromo meski di selimuti banyak misteri.

Simak Juga Sejarah Gunung Bromo Lainnya: Sejarah Letusan Gunung Bromo

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Komentar anda

bro

Assalamu’alaikum.wr.wb????

Hallo??

Categories: Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.